Demi Sawah Petani Tetap Hijau, Bupati Jeneponto Paris Yasir Turunkan Damkar dan Optimalkan Air Kareloe

Demi Sawah Petani Tetap Hijau, Bupati Jeneponto Paris Yasir Turunkan Damkar dan Optimalkan Air Kareloe
Mobil Damkar Jeneponto. (Foto: Dok Damkar Jeneponto)

Jeneponto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto bergerak cepat menghadapi dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah pertanian. Untuk menjaga sawah petani tetap produktif dan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM memimpin langsung langkah darurat dengan mengoptimalkan distribusi air Irigasi Kelara Kareloe serta menyiapkan bantuan air ke wilayah terdampak.

Dalam Siaran Pers Humas Kominfo Jeneponto yang diterima Minggu (19/4/2026) ,disebutkan langkah awal, Bupati Jeneponto menggelar pertemuan koordinasi dengan mengundang Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, perwakilan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas PU Kabupaten Jeneponto beserta Kabid Pengairan, BPBD, Kasatpol PP, Camat Binamu, Camat Turatea, Camat Batang, Camat Tarowang, para kepala desa, lurah, petugas pengamat air Irigasi Kelara, GP3A, petugas pintu air, para juru air (mandor), serta sejumlah tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut membahas langkah cepat penanganan kekeringan sekaligus upaya jangka panjang dalam pembenahan sistem irigasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan petani.

Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penyamaan persepsi terkait luas area persawahan dan kapasitas debit air yang sudah tidak lagi seimbang.

Saat ini, kapasitas saluran induk Irigasi Kelara diperkirakan hanya mampu mengalirkan sekitar 6 meter kubik per detik untuk melayani area persawahan seluas 6.000 hingga 7.000 hektare. Sementara itu, luas lahan pertanian yang memanfaatkan aliran air saat ini diperkirakan telah mencapai 12.000 hektare.

Dengan kondisi tersebut, diperlukan langkah strategis berupa penambahan kapasitas melalui pelebaran dan perluasan saluran induk Irigasi Kelara agar distribusi air dapat lebih optimal dan menjangkau seluruh area pertanian secara merata.

Selain langkah jangka panjang, pemerintah daerah juga menjalankan solusi jangka pendek melalui sistem penggiliran distribusi air bersama pihak terkait. Upaya ini mulai menunjukkan hasil, khususnya di wilayah sekunder Irigasi Tarowang yang kini kembali teraliri hingga menjangkau kawasan yang sebelumnya mengalami keterbatasan pasokan air.

“Alhamdulillah, wilayah yang sebelumnya belum terjangkau kini mulai menerima aliran air. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Jeneponto.

Berdasarkan kesepakatan bersama, distribusi air dilakukan selama empat hari untuk wilayah Kecamatan Tarowang dan tiga hari untuk wilayah Kecamatan Turatea.
Sebagai bentuk penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga menyiapkan bantuan air bersih melalui 2 unit mobil pemadam kebakaran serta 1 unit mobil tangki BPBD untuk membantu masyarakat dan lahan pertanian yang membutuhkan.
Armada tersebut disiagakan untuk bergerak cepat ke titik-titik terdampak tanpa mengganggu tugas utama pelayanan masing-masing instansi.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat melalui kerja nyata, kolaborasi lintas sektor, dan solusi berkelanjutan demi menjaga sawah petani tetap hijau, ketahanan pangan tetap kuat, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Berita terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Batam-Spektroom : Menghadapi perkembangan dunia digital kedepan, penting bagi pelajar diberikan Pembinaan Budi Pekerti, menanamkan nilai nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas dan bertangngung jawab. SMP Negeri 1 Batam melaksanakan Pembinaan Budi Pekerti menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (TP-PKK) sebagai Narasumber sekaligus

Desmawati, Rafles
UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

Tanah Datar–Spektroom : Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kali ini, UNP menggelar pelatihan peningkatan literasi digital, keuangan, dan perpajakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar,

Riswan Idris, Rafles
Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Tanah Datar–Spektroom : Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak berhenti pada gagasan-gagasan di atas kertas. Setiap inovasi, katanya, harus berujung pada perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan itu

Riswan Idris, Rafles
Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс