Dengan IPK 3,97 Neneng Anggraini, Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi, Jadi Lulusan Terbaik UNIBARI Jambi

Dengan IPK 3,97  Neneng Anggraini, Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi, Jadi Lulusan Terbaik UNIBARI Jambi
Wisuda Diploma, Sarjana dan Magister Universitas Batanghari (UNBARI) ke 59. (Foto Capture YouTube UNBARI Official).

Jambi - Spektroom: Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemensainstek) selalu mengupdate regulasi terkait peningkatan mutu perguruan tinggi swasta, bertujuan untuk meningkatkan lulusan yang berdaya saing dibidang ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X Rori Anton pada Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Wisuda Diploma, Sarjana dan Magister Universitas Batanghari (UNBARI) ke 59, di Jambi Rabu, (29/4/ 2026).

Menurut Rori, sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bermutu , jika dosennya berpendidikan jenjang strata tiga, jabatan fungsional dosen yaitu lektor kepala dan guru besar.

Disamping itu PTS juga harus memiliki rasio jumlah mahasiswa dan dosen yang telah ditentukan serta indikator kinerja utama perguruan tinggi.

"Ini perlu diperhatikan oleh perguruan tinggi Swasta, karena indikator ini adalah dasar daripada penilaian untuk diakreditasi, baik itu prodi ataupun akreditasi perguruan tinggi. Kemudian akreditasi prodi dan akreditasi perguruan tinggi unggul" ujar Rori menjelaskan.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X Rori Anton (Foto Capture YouTube UNBARI Official).

Menurutnya, di LLDikti Wilayah X (Sumatra Barat dan Jambi : Red) sudah ada dua PTS, yang akreditasinya unggul, Universitas Bung Hatta di Kota Padang dan Universitas Prima Nusantara Bukittinggi.

"Tentunya kami berharap Universitas Batanghari Jambi bisa segera memperoleh akreditasi Perguruan Tinggi unggul, karena UNBARI adalah perguruan tinggi swasta tertua yang didirikan oleh para tokoh terbaik di kota Jambi ini. " ujarnya berharap.

Sementara sebelumnya dalam laporannya Pjs. Rektor UNBARI Dr. Afdalisma menyebutkan pada Wisuda ke 59, Universitas Batanghari mewisuda sebanyak 303 orang, yang terdiri dari lulusan program magister sebanyak 73 orang, program sarjana sebanyak 229 orang, dan program diploma sebanyak 1 orang.

Untuk program magister terdiri dari lulusan program studi magister ilmu hukum sebanyak 15 orang dan lulusan program studi magister manajemen sebanyak 58 orang.

Sedangkan pada program sarjana terdiri dari lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 18 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 62 orang, Fakultas Hukum sebanyak 87 orang, Fakultas Teknik sebanyak 48 orang, dan Fakultas Pertanian sebanyak 15 orang.

"Sementara pada program pendidikan diploma sebanyak 1 orang, yaitu dari program diploma 3 teknik listrik. Dengan diwisudanya 303 orang lulusan baru tersebut, maka Universitas Batanghari telah menghasilkan lulusan sebanyak 19.595 orang" terang Afdalisma.

audio-thumbnail
Voice Rektor UNBARI Jambi
0:00
/188.014875

Berikut nama-nama lulusan terbaik sesuai dengan jenjang pendidikan dan fakultas.

1. Amar Muzakar. Program Studi Magister Ilmu Hukum, IPK 3,95, predikat lulus dengan pujian.

2. Rita Marlia, Program Studi Magister Manajemen, IPK 3,96, predikat lulus dengan pujian.

3. Imai Alfiona Kesar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, IPK 3,98. Predikat lulus sangat memuaskan.

4. Neneng Anggraini, Fakultas Ekonomi pada Program Studi Manajemen, IPK 3,97. predikat lulus dengan pujian.

5. Dinar Ramadhani, Fakultas Hukum, Program Studi Ilmu Hukum, IPK 3,90, predikat lulus dengan pujian.

6. Nuzul Hafiza Asari, Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Lingkungan, IPK 3,90. Predikat lulus sangat memuaskan.

7. Indra Marpaung, Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis, IPK, 3,78. Predikat lulus sangat memuaskan.

"Dari tujuh orang lulusan terbaik tersebut, dipilih satu orang, sebagai lulusan terbaik tingkat universitas, yaitu atas nama Neneng Anggraini dari Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen yang bersangkutan lulus dengan IPK 3,97, predikat lulus dengan pujian" pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

Tinjau Venue, LPPN Bangga Dengan Semangat Kerja Panpel Pesparawi Nasional 2026 Di Manokwari

Tinjau Venue, LPPN Bangga Dengan Semangat Kerja Panpel Pesparawi Nasional 2026 Di Manokwari

Manokwari-Spektroom : Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Devi Simatupang menyatakan bangga dengan komitmen panitia pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi/Pesparawi Nasional XIV di  Manokwari Papua Barat, atas keseriusannya melakukan persiapan jelang digelarnya event keagamaan itu. Rasa bangga tersebut disampaikannya Rabu,29 April 2026 setelah ia bersama tim LPPN  meninjau

Anthonius Teniwut, Julianto
Rakornis Kesehatan Setanah Papua Untuk Eliminasi Penyakit Menular

Rakornis Kesehatan Setanah Papua Untuk Eliminasi Penyakit Menular

Jayapura-Spektroom : Tanah Papua merupakan salah suatu wilayah di Indonesia yang hingga saat ini masih menjadi daerah dengan kontribusi terbesar kasus penyakit menular secara nasional, seperti    HIV (Human Immunodeficiency Virus) AIDS (Acquired Immunodeficiency), Tuberkulosis (TBC) Malaria dan penyakit Kusta. Oleh sebab itu diperlukan adanya langkah langkah strategis untuk mengeliminasi persebaran penyakit

Anthonius Teniwut, Julianto