Trending

Dewan Pengupahan Kalimantan Selatan Kunjungi lndustri Jamu di Semarang

Dewan Pengupahan Kalimantan Selatan Kunjungi lndustri Jamu  di Semarang
Dewan Pengupahan Kalsel kunjungi industri Jamu di Semarang. (Foto Dokumentasi)

Semarang-Spektroom : Dewan Pengupahan Kalimantan Selatan Selasa (7/7/2026) berkunjung ke Perusahaan Jamu dan Farmasi terbesar se Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, yang merupakan produsen jamu dan obat herbal modern terbesar serta termodern di Indonesia.

Rombongan Dewan Pengupahan Kalimantan Selatan yang berjumlah 39 orang, dipimpin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan (Disnakertrans Kalsel), Irfan Sayuti, S.Sos., M.Si, diajak berkeliling melihat sekilas proses produksi di kawasan seluas 38 hektar, mempekerjakan lebih dari 3000 karyawan.

Lebih dari 300 jenis produk dihasilkan, dan diekspor ke lebih 30 negara, bahkan memiliki kantor cabang di Filipina dan anak usaha di Nigeria.

Menarik sebagai lokasi kunjungan, sebab perusahaan ini telah bermitra langsung dengan ribuan petani rempah lokal, guna memastikan kontinuitas bahan baku dan memonitor kualitasnya sejak dari ladang. Juga konsisten menggunakan sekitar 91% energi terbarukan dari biomassa, dimana ampas produksi jamu, didaur ulang 100% sebagai bahan bakar dan pupuk.

Ketua DPP APINDO Kalimantan Selatan, Winardi Sethiono. Dalam sesi dialog, Winardi menanyakan peluang kerjasama dengan Kalimantan Selatan, baik sebagai agen pemasaran produk jadi, maupun penyediaan bahan mentah berupa rempah-rempah yang juga banyak dihasilkan petani-petani di Kalimantan Selatan.

Winardi yang juga mengerti dan berpengalaman akan dinamika pahit getir mempertahankan perusahaan, mengakui perlunya “ketugulan” atau ketekunan dan konsistensi dalam menjaga perusahaan, agar tetap bertahan di tengah berbagai tantangan, dan Sidomuncul telah membuktikannya.

Pabrik jamu ini layak menjadi tempat belajar bagi para pengusaha Kalimantan Selatan. Apalagi di Kalimantan Selatan, juga pernah berdiri sejumlah pabrik jamu, walau saat itu masih diproduksi dengan cara tradisional dan semi modern.

Dalam sambutan penutup, Irfan Sayuti, S.Sos., M.Si, kepala Disnakertrans Kalsel, selain mengucapkan terimakasih karena rombongan Dewan Pengupahan diberikan banyak pengalaman dan pengetahuan berharga menyangkut jalannya perusahaan.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto