Dharmasanti Piodalan, Menghidupkan Dharma dan Merawat Persaudaraan di Maluku Utara
Ternate-Spektroom : Kerukunan tidak cukup diwujudkan dengan saling menghormati, tetapi perlu tumbuh dalam kepedulian dan tindakan nyata. Semangat inilah yang dibangun dalam Dharmasanti Piodalan di Pura Siwa Jagat Karana, Minggu (25/10/2026). Semangat ini menjadi pengingat pentingnya menghidupkan nilai-nilai Dharma untuk memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.
“Kerukunan tidak cukup hanya dinyatakan dalam pidato atau slogan. Kerukunan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara disampaikan Pembimas Hindu, Marsam.
Pesan tersebut mengajak umat untuk memaknai kehidupan beragama lebih dari sekadar pelaksanaan ritual. Nilai-nilai spiritual perlu hadir dalam cara manusia memperlakukan sesama, menghargai perbedaan, membantu mereka yang membutuhkan, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, Marsam menyampaikan nilai luhur yang relevan untuk memperkuat semangat tersebut adalah Tat Twam Asi, yang mengajarkan kesadaran akan keterhubungan diri dengan sesama dan ajaran Tri Hita Karana yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.
Oleh karena itu, Kakanwil berharap nilai-nilai luhur seperti Tat Twam Asi dan ajaran Tri Hita Karana dapat terus menjadi inspirasi bagi umat Hindu di Maluku Utara untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kerja sama dengan umat beragama lainnya. Kerukunan, menurut pesan yang disampaikan Kakanwil, tidak menuntut semua orang memiliki keyakinan yang sama, tetapi mengajak setiap orang bekerja bersama demi kemanusiaan.
Melalui Dharmasanti Piodalan, Kemenag Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai-nilai agama sebagai sumber kebaikan yang dapat dirasakan bersama. Sebab, Dharma tidak hanya bermakna ketika diucapkan atau direnungkan, tetapi juga ketika diwujudkan melalui tindakan yang menumbuhkan kasih sayang, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua FKUB Provinsi Maluku Utara, Kapolsek Ternate Selatan, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Peradah Indonesia, Ketua Peradah Provinsi Maluku Utara, Ketua Pasraman Kota Ternate, serta Ketua RT 011 Kelurahan Kayu Merah.