Di Desa Amboyo, Koperasi Jadi Jalan Kecil Menuju Kemandirian

Di Desa Amboyo, Koperasi Jadi Jalan Kecil Menuju Kemandirian
Itdam XII /Tanjungoura Kolonel Arm Herman Sudarmanto,melakukan verifikasi Koperasi Desa Merah Putih di desa Amboyo kabupaten Landak. Foto : Pen Dim 1210/Landak

Landak - Spektroom - Di tengah aktivitas siang yang terik di Ngabang, Kabupaten Landak, langkah-langkah para prajurit tampak tak sekadar menjalankan tugas rutin.

Ada sesuatu yang lebih membumi yang sedang mereka jaga: harapan kecil dari desa-desa yang mencoba berdiri lewat koperasi.

Senin (06/04/2026), tim verifikasi dari Itdam XII/Tanjungpura datang meninjau langsung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Koramil 1210-06/Ngabang. Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal.

Di balik pemeriksaan administrasi dan laporan keuangan, ada upaya memastikan bahwa koperasi benar-benar hidup bukan hanya di atas kertas.

Di Amboyo Utara dan Amboyo Selatan, koperasi-koperasi itu berjalan dengan ritme khas desa.

Tidak terburu-buru, tapi perlahan menunjukkan tanda-tanda tumbuh. Pengurus sibuk mencatat, anggota datang dan pergi, dan unit usaha mulai bergerak, meski belum sepenuhnya mapan.

Kolonel Arm Herman Sudarmanto, yang memimpin tim, tampak lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Herman Sudarmanto juga berdialog dengan pengurus dan anggota, mencoba menangkap cerita di balik angka-angka.

Tentang kendala modal, pengelolaan yang masih belajar, hingga harapan sederhana: tambahan penghasilan untuk keluarga.

“Yang penting itu bukan hanya tertib administrasi, tapi manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya singkat di sela kunjungan.

Bagi warga, koperasi ini bukan sekadar program. Ia menjadi ruang baru untuk mencoba bertahan di tengah keterbatasan.

Ada yang memulai usaha kecil, ada yang sekadar menabung, dan ada pula yang baru pertama kali terlibat dalam pengelolaan ekonomi bersama.

Salah satu pengurus koperasi di Amboyo Selatan, misalnya, mengaku awalnya ragu. Namun perlahan ia melihat perubahan.

“Sekarang sudah mulai jalan. Memang belum besar, tapi ada hasilnya,” katanya, tanpa banyak ekspresi berlebihan.

Tim verifikasi memang menemukan bahwa secara umum koperasi berjalan cukup baik. Administrasi tertata, keanggotaan aktif, dan usaha mulai berkembang.

Meski begitu, catatan tetap ada
terutama soal transparansi laporan keuangan dan penguatan manajemen usaha.

Bagi jajaran Kodim 1210/Landak, koperasi ini bukan proyek sesaat. Mereka melihatnya sebagai bagian dari pendekatan yang lebih panjang: mendampingi masyarakat desa agar bisa mandiri secara ekonomi.

Di tempat seperti ini, keberhasilan tidak diukur dari angka besar atau pertumbuhan cepat.

Kadang cukup dari satu usaha kecil yang bertahan, atau satu keluarga yang mulai punya tambahan penghasilan.

Tidak spektakuler, memang. Tapi justru di situlah letak ceritanya.

Berita terkait

Dinas Pertanian Kota Ambon  Dorong Petani Meningkatkan Hasil Produksi. Alvian Ajak Petani Latuhalat Manfaatkan Lahan Kosong

Dinas Pertanian Kota Ambon Dorong Petani Meningkatkan Hasil Produksi. Alvian Ajak Petani Latuhalat Manfaatkan Lahan Kosong

Ambon-Spektroom: Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Dinas Pertanian Kota Ambon, intens dampingi petani dalam kegiatan bercocok tanam. 5 Kelompok Tani (Poktan) binaannya yang ada di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon tidak luput dari pendampingannya, dalam rangka meningkatkan hasil produksi petani. PPL Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Alvian Tuasuun S.

Polin, Pelinus Latuheru
ссс