Dikota Metro Wagub Jihan Kunjungi Casis Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung
# Repost biroadpim.lampungprov.go.id
Metro - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa (Casis) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) Provinsi Lampung di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan peserta didik beserta keluarganya menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli 2026.
Casis yang dikunjungi adalah Febbiyanti (15), putri dari pasangan Sudi Can dan almarhumah Asmanah.
Febbiyanti akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan calon siswa sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat.
Kepada Febbiyanti, Wagub Jihan memberikan motivasi agar tetap semangat belajar dan terus mengejar cita-citanya menjadi seorang guru.
Wagub juga menyemangati Asdi, kakak Febbiyanti, yang saat ini menjadi relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar terus menabung dan melanjutkan kuliahnya yang sempat tertunda sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga menjelaskan sistem pendidikan di Sekolah Rakyat yang menerapkan konsep boarding school.
Menurutnya, seluruh kebutuhan dasar peserta didik telah disiapkan pemerintah, mulai dari tempat tinggal yang nyaman, konsumsi tiga kali sehari, hingga fasilitas penunjang olahraga dan pembinaan spiritual.
"Di Sekolah Rakyat, anak-anak akan mendapatkan pendampingan selama 24 jam oleh wali asuh. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul," ujarnya.
Wagub Jihan mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk menghadirkan intervensi pemerintah secara lebih menyeluruh terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan keluarga.
Jihan menjelaskan, pemerintah berupaya menghadirkan berbagai program yang saling terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Menurutnya, pendidikan melalui Sekolah Rakyat, Program Makan Bergizi Gratis, hingga bantuan sosial seperti PKH merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah dalam memutus rantai kemiskinan.
Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Sehari sebelumnya, yakni pada 13 Juli 2026, seluruh peserta didik dijadwalkan memasuki asrama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, kegiatan open house, serta doa bersama sebagai rangkaian awal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Sekolah berkonsep boarding school tersebut akan menampung sebanyak 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Jumlah tersebut terdiri atas 270 peserta didik baru, 71 siswa yang dipindahkan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta 72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung, baik peserta didik baru maupun siswa yang melanjutkan ke jenjang berikutnya.(@Ng).