Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat

Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, saat di wawancarai wartawan usai menghadiri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Focal Point Hak Asasi Manusia Jumat 17/7/2026 foto Spektroom Eva. M

Ambon-Spektroom : Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai langkah penting dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, kepada wartawan usai menghadiri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Focal Point Hak Asasi Manusia (HAM) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kota Ambon yang berlangsung di The City Hotel, Kecamatan Sirimau, Jumat (17/7/2026).

Wendy menegaskan, IKD bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, melainkan seluruh warga Kota Ambon yang telah terdaftar dalam sistem administrasi kependudukan nasional.

"Data ini nantinya menjadi dasar pemerintah dalam berbagai pelayanan publik, termasuk penyusunan kebijakan kesejahteraan sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, masih ditemukan data penerima bantuan yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Karena itu, pembaruan data melalui IKD menjadi langkah penting agar bantuan pemerintah tidak lagi diterima oleh warga yang sudah mampu secara ekonomi.

Menurut Wendy, akurasi data menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Dinas Sosial bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus bersinergi mendorong masyarakat memperbarui data kependudukan.

Saat ini, Kota Ambon tercatat memiliki lebih dari 120 ribu kepala keluarga (KK) dan berada di peringkat ke-10 dari 43 kabupaten/kota dalam capaian implementasi IKD.

Wendy juga mengingatkan masyarakat agar segera memperbarui data kependudukan apabila terjadi perubahan kondisi keluarga, seperti anggota keluarga yang telah bekerja atau perubahan status ekonomi.

"Jangan sampai ada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan, tetapi tidak terdata. Karena itu, kami berharap seluruh masyarakat segera mengaktifkan IKD dan memastikan data kependudukannya selalu diperbarui," katanya.

Melalui pembaruan data yang akurat, Pemerintah Kota Ambon berharap seluruh program perlindungan sosial dapat menjangkau warga yang berhak menerima manfaat secara adil, tepat sasaran, dan transparan. (EM)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto