Dirjen Gakkum ESDM Dorong Penguatan Kajian Akademik dalam Setiap Kebijakan Pembangunan di Maluku
Ambon-Spektroom : Dirjen Gakkum ESDM Jefri Huwae menegaskan pentingnya kajian akademik dalam setiap kebijakan pembangunan. Hal tersebut disampaikan saat pertemuan dengan pihak Universitas Pattimura Ambon. Kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dinilai penting untuk mendukung kebijakan berbasis data dan meminimalkan dampak sosial di Maluku.
Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM Jefri Huwae menegaskan pentingnya kajian komprehensif dalam setiap kebijakan pemerintah agar dapat diterima masyarakat secara lebih terbuka dan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal itu disampaikan Jefri Huwae dalam keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan pihak Universitas Pattimura yang berlangsung di Kampus Unpatti Ambon, Rabu (24/06/2026).
Ia menjelaskan, setiap kebijakan yang melibatkan masyarakat harus memiliki dasar kajian yang kuat serta mampu meminimalkan dampak negatif dari pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, peran akademisi sangat penting dalam memperkuat dasar ilmiah kebijakan sekaligus mencegah terjadinya kesalah pahaman di ruang publik.
“Hubungan antara pemerintah dan perguruan tinggi harus diperkuat. Perguruan tinggi dan lembaga penelitian memiliki peran strategis dalam memberikan kajian ilmiah, data, serta rekomendasi kebijakan yang tepat,” ujarnya.
Jefri juga mendorong agar setiap aktivitas pembangunan, khususnya di Maluku, memiliki dasar kajian yang jelas dan melibatkan perguruan tinggi serta lembaga penelitian sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung program pemerintah.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan lembaga pendidikan tinggi, penting untuk memperkuat tatanan pembangunan serta menyiapkan tenaga ahli di bidang lingkungan, sosial, dan ekonomi.
“Para akademisi diharapkan terus menyampaikan gagasan berbasis data yang valid agar dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan daerah, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kolaborasi riset dan mendukung kebijakan pembangunan daerah berbasis ilmiah.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci agar kebijakan pembangunan di daerah dapat berjalan searah dengan program pemerintah pusat maupun daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(EM)