Trending

Dishub Tindak Kendaraan Kontainer Langgar Jam Operasional

SPEKTROOM Id. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon menggelar razia terhadap sejumlah mobil kontainer yang melanggar aturan jam operasional, menyusul keluhan masyarakat terkait keberadaan kendaraan berat itu di jalanan pada jam-jam sibuk.

Aksi ini dilakukan setelah warga mengeluhkan kontainer yang beroperasi di bawah pukul 22.00 WIT, terutama di kawasan padat seperti Jalan Jenderal Soedirman, Batumerah. Warga menyebut kehadiran kendaraan berat pada jam sibuk berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Yan Suitella, mengatakan pihaknya telah melakukan razia sejak Selasa malam.

“Razia dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan dan penegakan aturan waktu operasional. Kami juga mengedukasi para pengemudi dan pengusaha sesuai Perda yang mengatur jam operasional kontainer mulai pukul 22.00 WIT,” ujarnya.

Suitella mengungkapkan, beberapa kendaraan ditemukan tidak memiliki dokumen lengkap seperti uji KIR dan surat jalan asli. Dishub meminta agar kelengkapan kendaraan segera dilengkapi dan aturan jam operasional dipatuhi.

“Kami ingin memastikan bahwa aktivitas logistik tidak merugikan masyarakat. Ini bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga keselamatan,” katanya. (Eva Moenadar)

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambon-Spektroom : Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang-Spektroom : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi pribadi, politik,

Buang Supeno