Diskominfo Jember Targetkan PPID Jadi Corong Informasi
Jember-Spektroom : Untuk mewujudkan Pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berintegritas sesuai cita-cita Bupati Jember Muhammad Fawait SE. M.Sc., Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar acara pengarahan awal bagi pramubakti di lantai 5 Gedung Nusantara Jember, pada Sabtu (07/03/2026)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember (Diskominfo Jember), Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP, M.Si, mengatakan kesiapan infrastruktur informasi kini sudah mencapai tahap matang dan penyesuaian Struktur Organisasi Baru.

Menurutnya, tahun ini terdapat penyesuaian jumlah Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Pemkab Jember. Hal ini merupakan dampak langsung dari adanya perampingan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.
"Untuk tahun 2026 ini, kita siapkan 87 PPID. Jumlah ini menyesuaikan dengan hasil perampingan SOTK, di mana sebelumnya terdapat 95 perangkat daerah kini menjadi 87," ungkap Regar sesaat setelah memberikan sambutan dan pengarahan kepada para Pramubakti.
Diskominfo Jember menargetkan agar PPID tidak hanya sekadar ada, tetapi menjadi motor penggerak atau trigger bagi penyebaran informasi yang lebih masif. Regar berharap adanya kerja sama yang solid antar perangkat daerah agar kebutuhan informasi masyarakat dapat terpenuhi secara transparan.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus utama Diskominfo di tahun 2026 ini meliputi:
- Optimalisasi Multichannel: Informasi tidak hanya didistribusikan melalui portal PPID, tetapi juga lewat media sosial, portal berita, dan website resmi.
- Peningkatan Literasi: Mendorong tingkat literasi informasi dan indeks digital masyarakat Jember agar lebih baik.
- Indeks Pemerintahan Digital: Menargetkan kenaikan nilai indeks pemerintahan berbasis elektronik/digital di tahun 2026.
Menilik perjalanan di tahun 2025, Regar mengakui adanya fluktuasi atau dinamika dalam penyampaian informasi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, hal tersebut dijadikan bahan evaluasi dan tantangan untuk berbenah.
"Tahun 2025 memang ada naik turunnya, tergantung informasi yang disampaikan oleh masing-masing OPD. Di tahun 2026 ini, kami ingin PPID menjadi 'corong' yang lebih efektif. Informasi yang memang layak dan wajib diterima masyarakat, ya monggo, silakan diakses," pungkasnya.
Dengan kesiapan 87 PPID ini, Pemkab Jember optimis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan informasi warga. (Budi S)