Dispendik Jember Perkuat Kesiapan Akreditasi PAUD dan PNF, Tekankan Budaya Mutu

Dispendik Jember Perkuat Kesiapan Akreditasi PAUD dan PNF, Tekankan Budaya Mutu
Sosialisasi Strategi Efektif dalam Memenuhi dan Mendokumentasikan Standar Akreditasi, di Aula Graha Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) (Foto Diskominfo Jember)

Jember – Spektroom: Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) memperkuat kesiapan satuan pendidikan menghadapi akreditasi dengan menggelar Sosialisasi Strategi Efektif dalam Memenuhi dan Mendokumentasikan Standar Akreditasi, di Aula Graha Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026)

Kegiatan tersebut diikuti kepala satuan pendidikan, pengelola, dan tenaga pendidik PAUD serta PNF se-Kabupaten Jember. Sosialisasi difokuskan untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam memenuhi standar akreditasi sekaligus membangun budaya dokumentasi yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diikuti kepala satuan pendidikan, pengelola, dan tenaga pendidik PAUD serta PNF se-Kabupaten Jember. Sosialisasi difokuskan untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam memenuhi standar akreditasi sekaligus membangun budaya dokumentasi yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Muhammad Ghozali, S.Pd., M.Pd., mengatakan akreditasi tidak boleh dipandang sebagai sekadar proses administratif untuk memperoleh nilai. Menurutnya, akreditasi merupakan cerminan mutu layanan pendidikan yang diterima masyarakat.

"Akreditasi bukan hanya tentang memperoleh nilai terbaik, tetapi bagaimana satuan pendidikan mampu menunjukkan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan orang tua. Dokumen yang disiapkan harus mencerminkan praktik baik yang memang dilaksanakan setiap hari, bukan dibuat hanya ketika akan dinilai," jelas Muhammad Ghozali.

Ia menilai masih banyak lembaga yang telah menjalankan proses pembelajaran dengan baik, tetapi belum konsisten mendokumentasikan setiap kegiatan. Padahal, dokumentasi menjadi salah satu aspek penting yang dinilai asesor saat proses akreditasi berlangsung.

Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mendorong seluruh lembaga PAUD dan PNF membangun budaya dokumentasi sebagai bagian dari tata kelola lembaga, bukan hanya dilakukan menjelang penilaian.

"Kami ingin seluruh lembaga PAUD dan PNF di Kabupaten Jember memiliki kesiapan yang sama. Ketika budaya dokumentasi sudah menjadi kebiasaan, proses akreditasi tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan, melainkan menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas layanan pendidikan yang telah dibangun," katanya.

Muhammad Ghozali juga mengajak seluruh pengelola PAUD dan PNF menerapkan budaya mutu secara konsisten agar peningkatan kualitas pendidikan berlangsung berkesinambungan.

"Mutu pendidikan dibangun melalui konsistensi. Apa yang kita rencanakan harus dilaksanakan, apa yang dilaksanakan harus didokumentasikan, kemudian dievaluasi untuk terus diperbaiki. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kami optimistis dapat mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas demi semangat Jember Baru, Jember Maju," tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh materi mengenai strategi pemenuhan standar akreditasi, penyusunan dokumen pendukung, hingga teknik penyimpanan evidence sesuai indikator penilaian terbaru. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan, mulai dari penyusunan administrasi, pengelolaan arsip digital, hingga strategi memenuhi indikator akreditasi.

Salah seorang peserta, Titik Agustin dari TK Assalam, mengaku kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penyusunan dokumen akreditasi.

"Selama ini kami sudah menjalankan banyak program pembelajaran yang baik, tetapi melalui sosialisasi ini kami menjadi lebih paham bagaimana mendokumentasikan setiap kegiatan agar sesuai dengan instrumen akreditasi. Materi yang disampaikan sangat jelas, aplikatif, dan bisa langsung kami terapkan di lembaga," ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga pengelola PAUD memperoleh pendampingan secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tata kelola lembaga. (budi s)

Berita terkait

Kementerian PU Dukung Infrastruktur Kawasan Industri Mobil Nasional di Subang

Kementerian PU Dukung Infrastruktur Kawasan Industri Mobil Nasional di Subang

Subang – Spektroom - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk mendukung infrastruktur di kawasan industri kendaraan nasional Kabupaten Subang, Jawa Barat, melalui pembangunan exit tol yang menghubungkan Kawasan Instalasi Strategis Nasional produksi Mobil dan Motor Listrik Nasional yang akan dikembangkan oleh PT Pindad (Persero). Hal ini disampaikan Menteri PU, Dody

Nurana Diah Dhayanti