Distan Maluku Periksa Hewan Kurban di Kota Ambon

Distan Maluku Periksa Hewan Kurban di Kota Ambon

SPEKTROOM.ID : Bidang Peternakan Dinas Pertanian Maluku melakukan pengawasan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1446 H/2025 di Kota Ambon.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Maluku Fahmi Yusuf mengatakan dari hasil pemeriksaan antemortem, semua hewan ternak dipastikan layak dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

“Tidak ditemukan ternak yang terindikasi penyakit dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ujarnya.

Dijelaskan, hewan kurban yang dijual terutama ternak sapi berasal dari sentra produksi di Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Maluku Tengah. Kemudian untuk ternak kambing, terbanyak dari Kabupaten Maluku Barat Daya.

Diharapkan masyarakat Kota Ambon tidak ragu untuk mengkonsumsi hewan kurban, karena dipastikan aman dan sehat.

“Kami sudah periksa dari sisi kesehatan dan dari syariat Islam sudah layak dikonsumsi,” tandasnya.(evi.m)

Berita terkait

Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak, Sleman Perkuat Komitmen Program RBI

Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak, Sleman Perkuat Komitmen Program RBI

Sleman – Spektroom Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memperkuat komitmen pelaksanaan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya meningkatkan perlindungan perempuan dan anak hingga tingkat desa. Komitmen tersebut ditandai melalui Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan RBI yang digelar di Aula Kencana Dinas P3AP2KB Sleman,

Fatmawaty, Bian Pamungkas
180 Baju Milik dari Nagari Padang Magek Jadi Magnet Festival Minangkabau 2026, Warisan Budaya yang Memukau Ribuan Pengunjung

180 Baju Milik dari Nagari Padang Magek Jadi Magnet Festival Minangkabau 2026, Warisan Budaya yang Memukau Ribuan Pengunjung

Tanah Datar–Spektroom : Festival Minangkabau 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata, tetapi juga panggung bagi berbagai warisan adat yang masih lestari di tengah masyarakat. Salah satu yang paling menyita perhatian pengunjung pada hari pembukaan, Kamis (25/6/26), adalah penampilan sekitar 180 Baju Milik dari Nagari Padang

Riswan Idris, Rafles