Distribusi Air Minum Masih Menjadi Kesibukan Brimob Polda Kalbar, Sasar Kebutuhan warga
Pontianak-Spektroom : Deru mesin kendaraan besar milik Korps Brimob Polri memecah keheningan pagi siap menyasar permintaan warga Pontianak yang melaporkan membutuhkan suplay air minum.
Kali ini bergerak menyasar Jalan Purnama, Kota Pontianak, Kamis (24/09/2026).
Sejak pagi, warga tampak sudah berdatangan membawa berbagai wadah penampung air. Ada yang membawa jeriken, ember hingga tong berukuran besar.
Mereka mengantre dengan tertib menunggu giliran mengisi kebutuhan air untuk keluarga masing-masing.
Bagi sebagian warga, air bersih kini menjadi barang yang tidak mudah diperoleh. Depot depot penjual air minumpun juga mengalami keterbatasan,sementara harga juga bergeser naik rata rata Rp.10.000/ galon. Biasanya kalau ambil sendiri Rp.5.000 - 6000/galon.
Salah seorang warga Masyarakat yg mengantre Pak Maskur menuturkan keluhannya. Kami biasanya tidak kesulitan kalau stok air hujan masih ada di tempayan.
Tapi sekarang kemarau, hujan belum turun tempayan Kosong. Ujarnya.
Syukutlah ada banyak pihak yg peduli menyediakan tempat ambil air Minum Geratis seperti yg dilaksanakan pak Polisi. Kata pak Maskur.

Kemarau yang berkepanjangan membuat sejumlah sumber air mengalami penurunan kualitas dan kuantitas.
Kondisi itu memaksa masyarakat mencari berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.
Di tengah situasi tersebut, Satbrimob Polda Kalbar mengerahkan Mobil Water Treatment yang dipimpin Ipda Robertus Andy K., S.H.
Kendaraan khusus ini mampu mengolah berbagai sumber air baku seperti air sungai, parit, air banjir hingga air gambut menjadi air bersih yang layak digunakan masyarakat.
Teknologi yang dibawa kendaraan tersebut memungkinkan produksi hingga 6.000 liter air bersih per jam untuk kebutuhan mandi, mencuci dan sanitasi.
Bahkan, kendaraan itu juga mampu menghasilkan hingga 2.500 liter air siap konsumsi setiap jamnya.
Bagi warga yang selama beberapa pekan terakhir menghadapi keterbatasan air bersih, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air, melainkan bentuk kepedulian yang dirasakan langsung manfaatnya.
Senyum dan rasa lega terlihat dari wajah warga ketika wadah yang mereka bawa akhirnya terisi penuh.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat yang terdampak keterbatasan akses air bersih.
“Perhatian dan pelayanan terus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti penyaluran air bersih. Ujarnya.
Menurut Bambang, pemanfaatan Mobil Water Treatment menjadi langkah konkret dalam mengubah sumber air yang tersedia menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung.
Di tengah ancaman kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, bantuan air bersih menjadi lebih dari sekadar layanan sosial.
Setidaknya, dari Jalan Purnama hari itu, ribuan liter air bersih mengalir bersama harapan bagi warga yang sedang berjuang menghadapi musim kering, pungkasnya.