Trending

Dosen FKM UMI Makassar Lakukan Pengabdian Internasional: Peningkatan status Psikososial dan Gizi Anak di Malaysia

Reporter: M. Yahya Patta

Dosen FKM UMI Makassar Lakukan Pengabdian Internasional: Peningkatan status Psikososial dan Gizi Anak di Malaysia

Spektroom - Tim Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar terdiri Dr. Tutik Agustini, S.Kep., Ns., M.Kes., Dr. dr. H. Muhammad Khidri Alwi, M.Kes., dan Prof. Dr. Yusriani, SKM., M.Kes., melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PKM Internasional bertajuk “Improving Psychosocial Status and Nutritional Status Through Nursing and Nutritional Health Interventions in Kampung Baru, Kuala Lumpur.”

Kegiatan yang digelar di Sanggar Pendidikan Informal Kampung Baru, Kuala Lumpur ini diikuti puluhan siswa dari keluarga berpenghasilan rendah. Anak-anak tersebut diketahui memiliki risiko tinggi mengalami permasalahan psikososial, seperti stres, kecemasan, dan rendahnya kepercayaan diri, serta masalah gizi seperti kekurangan energi kronis KEK dan berat badan kurang, serta berat badan berlebih/obesitas.

Prof. Dr. Yusriani, SKM., M.Kes., Kepada Spektroom.co.id di Makassar menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan 7 Nopember 2025 bertujuan meningkatkan kesejahteraan psikologis dan status gizi anak melalui intervensi keperawatan komunitas dan intervensi kesehatan gizi secara terpadu.

“Masalah psikososial dan gizi saling berkaitan dan berdampak langsung terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, pendekatan yang kami lakukan menggabungkan aspek kesehatan mental dan pemenuhan gizi agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan berprestasi,” ujar Prof. Yusriani.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu:
Identifikasi awal, meliputi asesmen status psikososial dan pengukuran status gizi (IMT/U dan BB/U).

Intervensi psikososial, berupa konseling kelompok, pelatihan keterampilan sosial, dan penguatan dukungan sebaya. Intervensi gizi, melalui edukasi gizi seimbang, pelatihan penyusunan menu berbasis pangan lokal, dan pemberian makanan tambahan PMT bergizi. Monitoring dan evaluasi, untuk menilai efektivitas program dan memastikan keberlanjutan kegiatan.

Selain melibatkan tim dosen dan mahasiswa, kegiatan ini juga menggandeng kader pendamping sanggar agar program dapat berlanjut secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

Menurut Dr. Tutik Agustini, S.Kep., Ns., M.Kes., pendekatan kolaboratif antara keperawatan dan gizi menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas hidup anak-anak di lingkungan dengan keterbatasan ekonomi.

“Melalui kegiatan sederhana seperti konseling, edukasi, dan praktik gizi sehat, anak-anak mulai menunjukkan perubahan positif dalam cara berpikir dan pola makan mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. dr. H. Muhammad Khidri Alwi, M.Kes. menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkuat jejaring kerja sama internasional UMI dalam bidang kesehatan masyarakat global.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UMI dalam mendukung Sustainable Development Goals SDGs, khususnya pada bidang kesehatan yang baik dan kesejahteraan Good Health and Well-being serta pendidikan berkualitas Quality Education.

Berita terkait

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Sikendali Ambon: Pemkot Bidik Ancaman Inflasi dari Jalur Pasokan

Ambon-Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mulai menyiapkan strategi baru untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot memperkenalkan SIKENDALI AMBON, sebuah sistem berbasis data yang dirancang mendeteksi risiko inflasi sebelum berdampak pada masyarakat. Konsep yang merupakan singkatan dari Sinergitas Kendali Inflasi dan Neraca Logistik Ambon

Eva Moenandar, Julianto
Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Pemkab Bogor Berkomitmen Akan Memberikan Penghargaan Kepada Atlet Yang Berhasil Meraih Prestasi

Bogor-Spektroom : Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Bentuk apresiasi tersebut salah satunya melalui pemberian uang pembinaan sebagai penghargaan atas perjuangan dan dedikasi para atlet. Hal tersebut disampaikan Rudy saat mengukuhkan dan melepas 946

Asmari, Julianto
Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Enam Desa di Kecamatan Pasilambena, Hanya Dilayani dua Bhabinkamtibmas

Kep. Selayar-Spektroom : Keterbatasan personel Bhabinkamtibmas menjadi tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah kepulauan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, enam desa dengan luas wilayah 114,50 kilometer persegi dan jumlah penduduk 7.008 jiwa hanya dilayani dua personel Bhabinkamtibmas yang masing-masing membawahi tiga desa. Kondisi

Yahya Patta, Julianto