Dosen FMIPA Universitas Jember Teliti Tanaman Zaman Prasejarah

“Ketika kami memulai riset di Erek-erek Geoforest, kami takjub dengan kondisi alamnya, seperti sedang masuk ke hutan di era dinosaurus,” ungkap Prof. Hari Sulistyowati

Dosen FMIPA Universitas Jember Teliti Tanaman Zaman Prasejarah
Prof. Hari Sulistyowati (paling kiri) berfoto bersama tim dan tanaman paku pohon. (foto humas unej)

Jember-Spektroom : Para dosen Program Studi Biologi FMIPA Universitas Jember (UNEJ) yang melakukan penelitian, menemukan ada dua jenis paku pohon di wilayah Erek-erek Geoforest Banyuwangi, yakni Cyathea contaminas dan Cyathea orientalis. Tumbuhan paku dari marga Cyathea ini tergolong tanaman zaman prasejarah, karena diperkirakan sudah ada di bumi semenjak 65 juta tahun yang lalu!

Menurut salah satu peneliti FMIPA UNEJ, Prof. Hari Sulistyowati, paku pohon tumbuh subur di Erek-erek Geoforest yang berada di ketinggian antara 1.600 hingga 1.700 Mdpl. Masuk dalam kawasan Perhutani Wilayah Barat Banyuwangi. Bahkan timnya menemukan banyak paku pohon yang tingginya mencapai enam hingga sepuluh meter seperti pohon kelapa. Kondisi ini dimungkinkan karena lingkungan Erek-erek Geoforest yang masih alami, kelembaban tinggi, kanopi pohon yang rapat dan limpahan sumber air.

Kelestarian hutan di wilayah Erek-erek juga karena kondisi topografinya. Wilayah ini seakan seperti dibentengi oleh bentang alam Gunung Rante. Prof. Hari Sulistyowati menduga, bentang alam ini yang melindungi wilayah Erek-erek dari letusan Gunung Ijen purba pada masa lalu. Tak heran jika kondisinya masih terjaga, masih seperti ribuan tahun lalu.

“Ketika kami memulai riset di Erek-erek Geoforest, kami takjub dengan kondisi alamnya, seperti sedang masuk ke hutan di era dinosaurus,” ungkap Prof. Hari Sulistyowati saat ditemui di gedung Dekanat FMIPA (15/4/2026).

Suasana hutan di Erek-erek Geoforest, Banyuwangi

Keberadaan paku pohon yang masuk tumbuhan purba beserta lingkungan pendukungnya ini tentu saja menarik untuk dikaji. Peneliti Biologi FMIPA UNEJ mulai meneliti di Ijen Geopark semenjak tahun 2020 silam.

Saat ini para ahli Biologi FMIPA UNEJ terus meneliti. Seperti yang dilakukan oleh dua dosen, Fuad Bahrul Ulum dan Dwi Setyati. Keduanya berusaha mendeskripsikan dan meneliti morfologi paku pohon. Mulai dari tinggi batang, warna sisik, bentuk spora hingga bagaimana perkembangbiakannya. Diharapkan hasil penelitian akan menambah khazanah pengetahuan mengenai tumbuhan paku pohon yang merupakan fosil hidup karena bentuknya yang hampir tidak berubah sejak zaman prasejarah.

“Kami juga meneliti kekayaan sumber daya alam lainnya di Erek-erek Geoforest mulai dari lingkungan, tanaman hingga hewan yang ada, karena memang sungguh luar biasa sehingga bisa menjadi sumber pengetahuan dan peluang riset lanjutan,” imbuh Prof. Hari Sulistyowati yang juga Wakil Dekan I FMIPA.

Tanaman paku pohon tumbuh subur di erek-erek Geoforest, Banyuwangi

Tidak heran jika kemudian wilayah Erek-erek Geoforest tergolong High Conservation Value (HCV) atau Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT). KBKT adalah konsep identifikasi nilai biologis, ekologis, sosial, atau budaya yang sangat signifikan di suatu wilayah. KBKT digunakan untuk melindungi keanekaragaman hayati, jasa ekosistem, dan kebutuhan masyarakat. Begitu pentingnya sehingga semua pihak harus turut menjaga kelestariannya.

“Oleh karena itu kondisi Erek-erek Geoforest harus kita jaga bersama, sebab harta yang tak ternilai bagi wilayah Tapal Kuda,” imbuh Prof. Hari Sulistyowati. (Yul/iim)

Berita terkait

Wawako Sawahlunto Lantik Saka Yogaswara KPU, Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Muda

Wawako Sawahlunto Lantik Saka Yogaswara KPU, Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Muda

Sawahlunto-Spektroom : Upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda terus didorong Pemerintah Kota Sawahlunto. Hal itu ditandai dengan pelantikan kepengurusan rintisan Saka Yogaswara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto oleh Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Rabu (15/4/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ruang edukasi kepemiluan yang

Riswan Idris, Rafles
Gubernur Mahyeldi Gandeng Danantara dan BUMN, Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis di Sumbar

Gubernur Mahyeldi Gandeng Danantara dan BUMN, Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis di Sumbar

Jakarta-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama para bupati dan wali kota se-Sumbar melakukan rapat koordinasi dengan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Pertemuan ini difokuskan pada percepatan investasi dan penyelesaian pembangunan infrastruktur strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi

Rafles
Terima Audiensi IRIJ, Pemprov NTB tawarkan kerjasama melalui Program Bank NTBs terkait PMI

Terima Audiensi IRIJ, Pemprov NTB tawarkan kerjasama melalui Program Bank NTBs terkait PMI

Mataram-Spektroom : Gubernur Nusa Tenggara Barat, menerima audiensi Indonesia Research Institute Japan (IRIJ) terkait kesiapan tenaga kerja NTB melalui pelatihan keterampilan kerja, bahasa dan mitra bisnis jepang untuk NTB serta kerjasama sekolah/lembaga pelatihan kerja (LPK). di Mataram (15/4/2026). Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyampaikan pendekatan untuk PMI

Marsam Putrangga, Julianto