DPP APINDO Kalsel: APINDO Bukan Tempat Bagi-Bagi Proyek, tapi Wadah Advokasi

DPP APINDO Kalsel: APINDO Bukan Tempat Bagi-Bagi Proyek, tapi Wadah Advokasi
Suasana keakraban usai pelantikan.(Foto Panpel)

Tapin-Kalsel-Spektroom : Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Kalimantan Selatan resmi melantik Hj Putri Galuh Randa sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO Tapin periode 2026–2031. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh perwakilan DPP APINDO Kalsel, Winardi Sethiono, di Aula Tamasa Sekretariat Pemda Tapin, Sabtu (11/7/2026).

Dalam kepengurusan baru ini, Putri Galuh bergerak cepat dengan merekrut sejumlah pengusaha muda. Langkah ini diambil demi memicu kembali geliat dunia usaha sekaligus mendongkrak roda perekonomian di Kabupaten Tapin.

Usai dikukuhkan, Putri Galuh menegaskan bahwa APINDO tidak dapat berjalan sendiri dalam memajukan daerah. Ia mengharapkan sinergi kuat dari seluruh elemen, khususnya dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru lewat ekspansi bisnis para pengusaha.

"Tidak mungkin APINDO bekerja sendiri. Perlu dukungan pemerintah dan semua pihak agar perekonomian Tapin menjadi lebih maju," ujar Galuh dalam sambutannya.

Suasana pelantikan.(Foto Panpel)

Di sisi lain, Winardi Sethiono memberikan pesan menohok terkait fungsi dasar organisasi. Ia mengingatkan seluruh pengurus bahwa APINDO memiliki marwah yang berbeda dengan organisasi pengusaha lainnya di Indonesia.

"Di sini bukan tempat untuk bagi-bagi proyek, melainkan untuk bersatu menguatkan barisan guna membela kepentingan pengusaha itu sendiri. Fokus APINDO adalah advokasi dan membangun hubungan industrial Pancasila yang harmonis," tegas Winardi.

Menghadapi tantangan ekonomi global saat ini, Winardi juga meminta Bupati Tapin untuk melibatkan APINDO sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap pemda setempat memberikan keleluasaan bagi organisasi ini dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

"Ajak mereka berdiskusi menyangkut kebijakan dan regulasi yang memudahkan pengusaha. Jika pengusaha leluasa bergerak, lapangan pekerjaan terbuka lebar, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan melesat dengan sendirinya," pungkas Winardi.

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto