DPRD Tegaskan Dukungan Penuh untuk KONI Sawahlunto, Bonus Atlet hingga Pembinaan Jadi Fokus Jelang Porprov Sumbar 2026
Sawahlunto–Spektroom : Komitmen penuh terhadap kemajuan olahraga daerah ditunjukkan DPRD Kota Sawahlunto dengan menegaskan dukungan total kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dukungan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan persiapan kontingen hingga perhatian terhadap bonus bagi atlet peraih medali.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat kerja strategis Komisi I DPRD Kota Sawahlunto bersama Pemerintah Kota dan KONI Sawahlunto yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi menjelang Porprov XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Sawahlunto Ronny Eka Putra, didampingi Ketua DPRD Susi Haryati dan Wakil Ketua II DPRD Elfia Rita Dewi, serta dihadiri anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kota, dan pengurus KONI.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum KONI Kota Sawahlunto H. Jhon Reflita memaparkan perkembangan persiapan kontingen yang akan membawa nama Kota Sawahlunto di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan atlet telah dimulai sejak Januari 2026 melalui berbagai tahapan, mulai dari pemantauan atlet, proses seleksi, tes fisik, monitoring dan evaluasi cabang olahraga hingga penetapan atlet yang dinilai paling siap bersaing.
"Setiap atlet yang akan berangkat adalah hasil dari proses yang panjang. Kami ingin memastikan bahwa mereka yang bertanding nanti benar-benar siap berjuang dan memiliki peluang membawa pulang prestasi untuk Kota Sawahlunto," ujar Jhon Reflita.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara objektif agar kontingen yang diberangkatkan benar-benar memiliki daya saing di tingkat provinsi.
Selain memaparkan kesiapan teknis, KONI juga menyampaikan perlunya tambahan anggaran untuk bonus atlet peraih medali.
Jhon Reflita menilai penghargaan kepada atlet merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan perjuangan mereka selama menjalani proses pembinaan.
Meski menghadapi berbagai tantangan, KONI tetap melakukan efisiensi dengan menetapkan komposisi kontingen sebanyak 230 atlet, didampingi 65 pelatih dan 70 panitia, yang akan bertanding di 12 kabupaten dan kota penyelenggara Porprov XVI Sumbar.
Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Ronny Eka Putra menegaskan bahwa persoalan anggaran tidak boleh menghambat perjuangan atlet Sawahlunto.
"Kita tidak ingin KONI Sawahlunto kekurangan dukungan dalam menghadapi Porprov. Atlet-atlet kita telah berlatih siang dan malam, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kehidupan pribadi demi membawa nama baik daerah. Tugas kita adalah memastikan mereka mendapatkan dukungan terbaik," tegas Ronny.
Pernyataan itu menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal kebutuhan atlet dan KONI selama proses persiapan menuju Porprov.
Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Susi Haryati, mengatakan Porprov bukan hanya ajang mengejar medali, tetapi juga menjadi momentum membawa nama baik daerah.
"Ketika atlet memasuki arena pertandingan, yang mereka bawa bukan hanya nomor pertandingan. Mereka membawa harapan masyarakat, membawa nama besar Sawahlunto, dan membawa kehormatan daerah. Karena itu mereka harus mendapatkan dukungan penuh," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Elfia Rita Dewi menekankan pentingnya memberi ruang yang lebih besar kepada atlet-atlet lokal hasil pembinaan daerah.
Menurutnya, putra-putri asli Sawahlunto merupakan aset olahraga yang harus terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
"Putra-putri daerah adalah aset olahraga kita. Mereka harus diberikan ruang, kesempatan, dan kepercayaan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pembinaan atlet lokal harus menjadi prioritas," ujarnya.
Rapat juga membahas strategi pembangunan olahraga jangka panjang. Salah satu poin yang mengemuka ialah perlunya memperkuat sistem pembinaan atlet melalui penyelenggaraan kompetisi berjenjang, seperti Pekan Olahraga Kota (Porkot) hingga tingkat kecamatan.
Forum tersebut menilai regenerasi atlet harus dilakukan secara berkesinambungan agar Sawahlunto memiliki stok atlet berprestasi pada berbagai cabang olahraga di masa mendatang.
Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota, KONI, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Dengan waktu menuju Porprov XVI Sumbar yang semakin dekat, dukungan politik, anggaran, dan moral dari pemerintah daerah menjadi modal penting bagi kontingen Kota Sawahlunto untuk tampil kompetitif dan berupaya mengukir prestasi terbaik di pentas olahraga Sumatera Barat. (Ris1)