DPW ALUN Kalsel Prihatin Kebakaran Hutan dan Lahan

DPW ALUN Kalsel Prihatin Kebakaran Hutan dan Lahan
Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel. (Foto: DPW Alun Kalsel).

Banjarmasin-Spektroom : Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan memicu munculnya ISPA (Inspeksi Saluran Pernafasan Atas) di musim kemarau panjang ini yang disertai cuaca panas.

Hal ini membuat kekeringan, baik lahan gambut atau hutan.

Tommy Kristian selaku Ketua Pimpinan Wilayah (DPW) Apresiasi Lingkungan Hutan Indonesia (ALUN) mengatakan, dengan keadaan musim kemarau yang panjang dan cuaca panas, menyebabkan kebakaran lahan, baik hutan atau gambut.

Tommy meminta ke semua element masyarakat agar jangan sembarang membakar sampah karena bisa memicu terjadinya kebakaran.

"Keadaan ini membuat kabut asap mulai menutupi langit Kalsel dan banyak masyarakat terpapar ISPA dari anak umur 4 tahun sampai orang dewasa dan orang tua," ujar Tommy, Rabu (19/8/2026).

Katanya, ALUN siap turun ke lapangan memberikan edukasi tentang hal ini ke masyarakat.

ALUN juga meminta kepada Dinas Kesehatan atau Puskesmas untuk turun lapangan ke wilayah yang terkena penyakit ISPA dan Dia mengapresiasi ke Tim Swadaya pemadam kebakaran telah terjun dan membantu memadamkan.

"Alun Kalsel siap berkolaborasi dengan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan, Polisi dan TNI untuk bersama-sama menjaga dan mengedukasi masyarakat yang membuka lahan baru dengan tidak membakar lahan dan juga tidak membakar sampah serta tidak membuang puntung rokok," kata Tommy menambahkan.

Tommy juga mengimbau masyarakat agar memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, agar tidak terkena ISPA atau sesak nafas dan segerakan periksa ke Puskesmas terdekat, apabila ada gejala ISPA.

Berita terkait

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Surakarta – Spektroom: Pendidikan anak tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Kemampuan tertib di jalan, mengurus kebutuhan diri sendiri hingga peduli kepada orang lain juga perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Surakarta yang mendorong materi pendidikan tertib berlalu lintas, life skill atau kecakapan hidup, serta pendidikan

Ciptati Handayani, Anggoro AP