Dua Sumber Air Rampung Bukti Pengabdian TNI- AD Untuk Rakyat

Dua Sumber Air Rampung Bukti Pengabdian TNI- AD Untuk Rakyat
Dua titik sumur bor bakti TNI- AD di Jeneponto rampung ( Pendim 1425/Jeneponto.)

Jeneponto - Spektroom : Dua titik sumur bor melalui program Bhakti TNI-AD di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto resmi rampung 100 persen.

Kehadirannya bukan sekadar menambah sarana air, tetapi menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kamis, 3/9/2026.

Masing-masing satu titik berada di Lingkungan Camba Jawa dan Lingkungan Bungung Lompoa, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Setelah seluruh pembangunan rampung, kedua fasilitas tersebut kini siap dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan air.

Program Bhakti TNI-AD tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses sumber air yang lebih dekat dan mudah dimanfaatkan.

Lebih dari sekadar pembangunan fasilitas, kehadiran sumur bor menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian TNI-AD dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.

Salah satu warga Bungung Lompoa, Daeng Tanning, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, manfaat fasilitas itu sudah dapat dirasakan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

“Bagi kami, ini sangat berarti. Kehadiran sumur bor ini menunjukkan bahwa TNI-AD benar-benar hadir di tengah masyarakat, melihat kebutuhan warga dan memberikan solusi yang bisa kami rasakan langsung,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga Camba Jawa, Ibu Saharia. Ia menilai kehadiran sumur bor tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian yang nyata kepada masyarakat, terlebih fasilitas yang dibangun memang menyentuh kebutuhan dasar warga.

“Kami sangat bersyukur. TNI-AD hadir bukan hanya datang, tetapi meninggalkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Sumur bor ini akan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa rampungnya dua titik sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI-AD untuk terus hadir dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

“Bhakti TNI-AD merupakan wujud pengabdian yang kami upayakan agar kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat. Apa yang dibangun harus memiliki nilai guna dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Dandim, penyediaan sarana air menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, selesainya dua titik sumur bor tersebut tidak hanya dilihat dari rampungnya pembangunan, tetapi dari manfaat yang akan terus diberikan setelah fasilitas digunakan.

“Harapan kami, sumur bor ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijaga bersama. Ketika masyarakat dapat memperoleh manfaat dari fasilitas yang dibangun, di situlah nilai pengabdian TNI-AD benar-benar terwujud,” ujarnya.

Berita terkait

Sawahlunto Dapat Penguatan Literasi, 6 Perpustakaan Desa/Kelurahan Terima Bantuan Komputer dan Ribuan Buku dari Perpusnas RI

Sawahlunto Dapat Penguatan Literasi, 6 Perpustakaan Desa/Kelurahan Terima Bantuan Komputer dan Ribuan Buku dari Perpusnas RI

Sawahlunto--Spektroom: Sebanyak 6 Perpustakaan Desa dan Kelurahan di Kota Sawahlunto menerima bantuan sarana teknologi informasi dan koleksi bacaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Tahun 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), program prioritas nasional Perpusnas RI yang telah berjalan sejak 2018 dan

Riswan Idris, Rafles
OJK  &  Karang Taruna Provinsi Lampung  Cetak Wirausaha Muda Perdesaan, Mandiri dan Berdaya Saing

OJK & Karang Taruna Provinsi Lampung Cetak Wirausaha Muda Perdesaan, Mandiri dan Berdaya Saing

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membuka acara Literasi dan Inklusi Keuangan serta launching Nota Kesepahaman (MoU) Program Siger Taruna Preneur yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (3/9/2026). Kegiatan strategis ini diinisiasi bersama

Anggoro AP