Dukcapil Ambon Tegaskan Pelayanan Tetap Berjalan Meski Fasilitas Terbatas

Dukcapil Ambon Tegaskan Pelayanan Tetap Berjalan Meski Fasilitas Terbatas
Kepala Dinas Dukcapil Kota Ambon, Hanny M. Seconova Tamtelahitu.

Spektroom - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon memastikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat tetap berjalan normal meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan proses pembangunan yang belum sepenuhnya rampung.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Kota Ambon, Hanny M. Seconova Tamtelahitu, usai peninjauan langsung yang dilakukan Wali Kota Ambon terhadap kesiapan pelayanan, Rabu (21/01/2026).

Peninjauan itu bertujuan memastikan kesiapan aparatur, kelengkapan sarana penunjang, serta respons petugas dalam melayani masyarakat.
Hanny menegaskan, Dukcapil berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh warga.

Menurutnya, tidak ada masyarakat yang dipulangkan tanpa mendapatkan layanan, selama dokumen persyaratan telah lengkap.

“Kalau berkasnya lengkap, pelayanan bisa langsung dilanjutkan. Tidak ada warga yang dibiarkan pulang tanpa kepastian,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan sistem kerja Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA) tidak menghambat jalannya pelayanan. Seluruh layanan administrasi kependudukan tetap berjalan normal, bahkan jumlah pemohon justru mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Meski kondisi sarana dan prasarana belum sepenuhnya ideal, Dukcapil Kota Ambon dinilai mampu menjaga kualitas pelayanan publik. Dengan dukungan aparatur yang profesional dan sistem kerja yang adaptif,

Dukcapil Ambon tetap mampu bersaing dan sejajar dengan daerah lain di Provinsi Maluku dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, tertib, dan responsif kepada masyarakat. (EM).

Berita terkait

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti
ссс