Dukung Sekolah Keren Tanpa Rokok, Dinas pendidikan Solo Pilih Kepala Sekolah Bukan Perokok

Dukung Sekolah Keren Tanpa Rokok, Dinas pendidikan Solo Pilih Kepala Sekolah Bukan Perokok
Source : Zoom meet IYCTC

Spektroom - Pemerintah Kota Solo mempunyai strategi implementasi dalam menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menyasar area pelayanan publik seperti Pelayanan Kesehatan, Sekolah, Taman Bermain Anak, angkutan umum dan Rumah Ibadah.

Dalam menerapkan di lima pelayanan publik tersebut, Pemko Solo dengan melakukan edukasi melalui media informasi dan kebijakan dari pemangku kepentingan pada fasilitas pelayanan publik setempat.

Direktur Yayasan Kepedulian untuk Anak  (KAKAK), Shoim Sahriyati mengatakan  setiap Kawasan Tanpa Rokok,  penanggung jawab KTR-nya adalah kepala OPD danharus mengeluarkan kebijakan.

"Kebijakan itu akan diturunkan,  misalkan fasilitas Kesehatan dia akan masuk di rumah sakit di Puskesmas di apotek dan setiap 3 bulan sekali membuat laporan kepada Walikota." ujar Shoim Sahriyati pada Konferensi pers “Ditawan Industri Rokok: Negara Lain Sudah Sprint, Kemenkes Masih Stretching” hasil pembelajaran dari World Conference on Tobacco Control 2025, Kamis (17/07/2025)

Sementara untuk KTR dilingkungan Sekolah dengan tagline Sekolah Keren Tanpa Rokok, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo  mengeluarkan Surat Edaran kepada semua sekolah yang diteruskan kepada orang tua murid.

Tidak saja itu, Shoim juga menjelaskan para Kepala Sekolah membuat komitmen dengan komite sekolah dalam rangka  penegakan KTR. Salah satunya  melarang siswa berkerumun di area pedagang didepan sekolah, untuk mengantisipasi kebiasaan siswa merokok.

0:00
/0:43

"Larangan itu ternyata efektif,  Jadi sekolah berkolaborasi dengan satgas KTR  dan membuat surat perjanjian baik dengan siswa maupun pedagang disekitar Sekolah, bahwa mereka tidak boleh merokok di lingkungan sekolah" katanya lagi

Namun demikian, Shoim Sahriyati menegaskan, yang terpenting adalah membuat tata tertib sebagai tindak lanjut dari surat edaran larangan merokok di sekolah,  kemudian komitmen untuk tidak merokok bagi guru  dengan dukungan komite sekola

"Menjadi sebuah penekanan pada saat rapat komite sekolah dengan wali murid bahwa lingkungan sekolah KTA, tapi kepada kenyataannya ada beberapa pelanggaran g yang dilakukan,  bahkan salah satunya oleh guru. Oleh karena itu,  Dinas pendidikan Solo,  mengeluarkan aturan bahwa menjadi Kepala Sekolah salah satu syaratnya adalah yang bersangkutan tidak merokok." ujarnya.

Selain itu guna mencegah konsumsi rokok pada anak, pemerintah juga harus dengan tegas menerapkan Perda No 9 Tahun 2019 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Terdapat  lima kawasan tanpa merokok yakni tempat pendidikan, kesehatan, ibadah, angkutan umum, dan tempat bermain anak.

“Upaya Kota Solo untuk kepatuhan implementasi Kawasan Tanpa Rokok membutuhkan komitmen dari penanggung jawab KTR, dalam penegakan dengan pengembangan laporan internal dan sanksinya," tutup dia. (@Ng)

Berita terkait

Bodewin Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi, Semua Warga Ambon Berhak Dapat Pelayanan yang Sama

Bodewin Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi, Semua Warga Ambon Berhak Dapat Pelayanan yang Sama

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ambon wajib mengintegrasikan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap pelayanan publik. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Focal Point Hak Asasi Manusia (HAM) di The City Hotel, Kecamatan Sirimau, Jumat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat

Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat

Ambon-Spektroom : Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai langkah penting dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, kepada wartawan usai menghadiri Pelatihan Peningkatan

Eva Moenandar, Julianto
ссс