Dukung Visi Misi Bersahaja, Pemkab Madiun Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu

Dukung Visi Misi Bersahaja, Pemkab Madiun Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu
Kader Posyandu bersama bupati dan wabup Madiun (ft Kominfo)

Madiun-Spektroom : Kader Posyandu menjadi garda terdepan di bidang kesehatan, sehingga perlu dibekali kemampuan deteksi dini tentang kesehatan agar mereka bisa menangani secara dini. Itulah sebabnya, pemerintah kabupaten Madiun melakukan Peningkatan Kapasitas kader Posyandu di Graha Eka Kapti Puspemkab Madiun di Caruban, kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang diikuti 178 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Puskesmas di kabupaten Madiun itu dimoderatori Kadinkes dr. Heri Setyana, dengan narasumber bupati Madiun Hari Wuryanto dan wabup Madiun dr. Purnomo Hadi.

Bupati Madiun menyampaikan materi berjudul ‘Komunikasi Efektif bagi Kader Posyandu’, sedangkan Wakil Bupati Madiun menyampaikan materi berjudul ‘Layanan Dasar Usia Dewasa dan Lanjut Usia di Posyandu".

Menurut bupati Hari Wuryanto, pihaknya selalu mendukung kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu karena selaras dengan visi dan misinya.

“Dan ini selaras dengan visi-misi kami, Bersahaja, (bersih, sehat, dan sejahtera). Kami selalu mensuport agar seluruh masyarakat kami sehat,” ungkap Bupati.

Bupati juga menilai jumlah kader Posyandu yang mencapai 6.449 orang itu luar biasa, sehingga dengan peserta kegiatan peningkatan kader berjumlah 178 tadi, diharapkan bisa meneruskan ilmu yang didapatnya kepada temannya agar nanti masyarakat betul-betul merasakan peran dari kader posyandu.

Disinggung peralatan untuk posyandu, Bupati menegaskan jika pihaknya akan selalu support, mulai dari timbangan yang semua sudah digital, alat tensi, alat untuk mengetahui gejala TBC, cek gula darah, asam urat semua dibantu sebagai upaya deteksi dini. “Termasuk insyaallah kesejahteraannya juga dipikirkan, karena mereka (kader) bekerja sudah dengan ikhlas,” tambahnya.

Bupati juga berharap pada tahun 2030 Kabupaten Madiun zero TBC, termasuk juga stunting betul-betul turun. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pengadaan mobil rontgen yang akan datang setiap ada kegiatan di posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) agar hasil pemeriksaan TBC lebih akurat.

Sementara itu, Wakil Bupati yakin bahwa kader posyandu bisa menjalankan tugasnya dengan baik, mampu menjelaskan hal-hal yang harus dihindari untuk lansia jika mengidap penyakit tertentu.

Berita terkait