Dukung Visi Wali Kota, Diskominfo dan Dinas Pendidikan Sawahlunto Matangkan Aplikasi PPDB SMP 2026
Sawahlunto-Sektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan. Dalam mendukung visi kedua Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik berbasis teknologi,
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Pendidikan mematangkan Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (PPDB) SMP Tahun Ajaran 2026.
Aplikasi yang mulai dibangun sejak September 2025 tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Diskominfo sebagai fasilitator teknis dan Dinas Pendidikan sebagai instansi pengelola kebijakan pendidikan.
Inovasi digital ini ditargetkan melayani sekitar 1.000 calon murid baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kota Sawahlunto.
Tahap Review Kedua dan Uji Coba Sistem
Kepala Bidang E-Government dan Persandian Diskominfo Sawahlunto, Egi Delvita, ST, M.CIO, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi telah memasuki tahap krusial.
“Pada Selasa (3/3/2026), kami telah melaksanakan review kedua yang dikemas dalam bentuk presentasi mendalam dan diskusi teknis. Setelah itu dilanjutkan dengan uji coba penggunaan langsung untuk memastikan sistem berjalan optimal,” ujarnya.
Tahapan ini bertujuan memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke tahap sosialisasi dan peluncuran resmi.
Sesuai linimasa yang telah disusun, aplikasi PPDB SMP 2026 akan disosialisasikan secara masif pada April 2026 kepada seluruh Sekolah Dasar (SD) di Kota Sawahlunto. Sementara itu, peluncuran resmi direncanakan berlangsung pada Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap progres sistem yang dinilai berjalan sesuai target.
“Apabila aplikasi ini sudah dinyatakan benar-benar matang untuk dioperasikan, maka mekanisme penggunaannya bisa saja dilakukan percepatan. Tujuannya agar proses transisi murid dari SD ke SMP dapat dilakukan lebih awal dan kita tidak tertinggal dari lembaga pendidikan lain,” ungkapnya.
Kehadiran aplikasi PPDB 2026 diharapkan mampu menghadirkan sistem penerimaan siswa yang transparan, akuntabel, serta memudahkan orang tua dalam proses pendaftaran tanpa terkendala jarak dan waktu.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemko Sawahlunto dalam membangun tata kelola pendidikan berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.(Ris1)