Dulu Kawasan Transmigrasi, Kini Kalampangan Kian Maju dengan Hadirnya KCP Bank Kalteng

Dulu Kawasan Transmigrasi, Kini Kalampangan Kian Maju dengan Hadirnya KCP Bank Kalteng
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, saat meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kalteng di Kelurahan Kalampangan. (Foto: MC PRaya).

Palangka Raya-Spektroom : Episode awal, Kalampangan dikenal sebagai kawasan transmigrasi yang dibuka di hamparan lahan gambut. Jalan menuju kawasan yang berjarak sekitar 20 an kilometer dari pusat Kota Palangka Raya kala itu masih berupa jalan tanah pasir jembatan kayu ulin, sehingga perjalanan biasa menjadi tantangan, terutama saat musim hujan.

Kini, wajah Kalampangan telah banyak berubah. Kawasan yang dibangun melalui program transmigrasi pada awal 1980-an itu tumbuh menjadi salah satu sentra pertanian dan hortikultura yang memasok berbagai jenis sayuran dan buah-buahan bagi masyarakat Kota Palangka Raya. Seiring berkembangnya aktivitas pertanian, perdagangan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kebutuhan akan layanan perbankan pun semakin besar.

Perjalanan panjangnya kembali dicatat babak baru ketika Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kalteng di Kelurahan Kalampangan, Senin (20/7/2026).

Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengapresiasi langkah strategis Bank Kalteng yang terus memperluas jaringan layanan hingga menjangkau kawasan-kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya, saya menyampaikan terima kasih dan menyambut baik ekspansi strategis Bank Kalteng melalui pembukaan KCP Kalampangan. Kehadiran kantor ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur perbankan, tetapi juga manifestasi komitmen Bank Kalteng dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat, mempercepat aktivitas perekonomian, serta menjangkau pusat-pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Menurut Achmad Zaini, Kalampangan memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang, terutama pada sektor pertanian, UMKM, dan perdagangan lokal. Karena itu, kehadiran layanan perbankan yang lebih dekat akan mempermudah masyarakat memperoleh berbagai layanan keuangan, mulai dari transaksi perbankan, pembiayaan usaha, hingga akses terhadap berbagai produk perbankan lainnya.

"Selama ini akses layanan perbankan yang cepat, mudah, dan dekat menjadi salah satu kebutuhan mendasar bagi para pelaku usaha. Dengan hadirnya KCP Kalampangan, diharapkan masyarakat semakin mudah memperoleh berbagai layanan keuangan untuk mendukung pengembangan usahanya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bank Kalteng juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kota Palangka Raya. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai program kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga Kalampangan.

Bagi masyarakat Kalampangan, hadirnya KCP Bank Kalteng bukan sekadar menambah fasilitas layanan keuangan. Lebih dari itu, kantor tersebut menjadi simbol bahwa kawasan yang dahulu dibangun dengan semangat transmigrasi kini terus bertumbuh menjadi salah satu penyangga ekonomi Kota Palangka Raya. (Polin-Gusti)

Berita terkait

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Jember-Spektroom : Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Jember. Rumah Aspirasi Jember (RAJE) Jember membagikan 1000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah titik kabupaten Jember, pada Minggu (16/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan bulan kemerdekaan

Budi Sucahyono, Julianto
Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Bogor-Spektroon: Bupati Bogor Rudy Susmanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Diantara putra-putri terbaik yang terpilih, terdapat anggota yang berasal dari keluarga petani hingga seorang anggota yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak usia remaja. Kisah tersebut disampaikan Rudy saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bogor Tahun 2026

Asmari, Anggoro AP