Ekonom UMS Dr. Hardiwinoto, M.Si : Panen Raya Dorong Pergerakan Ekonomi Jelang Idulfitri 2026
Semarang-Spektroom: Pergerakan ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri 2026 diperkirakan menunjukkan tren positif di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kondisi ini dipicu oleh musim panen yang tengah berlangsung di sejumlah wilayah di Jawa Tengah sehingga mendorong peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan.
Hal tersebut disampaikan ekonom dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Hardiwinoto, M.Si., dalam siaran Radio Republik Indonesia Semarang pada Jumat (6/3/2026).
Hardiwinoto menilai kondisi ekonomi masyarakat tahun ini relatif lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Menurutnya, hasil panen yang mulai dinikmati para petani berdampak langsung pada peningkatan pendapatan rumah tangga, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kalau tahun ini cukup bagus, di daerah Pantura sudah mulai panen dan sebagian besar masyarakat desa juga mulai menikmati hasilnya. Ketika pendapatan meningkat, otomatis konsumsi masyarakat juga meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan konsumsi di desa tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi lokal. Perdagangan serta distribusi barang antara desa dan kota membuat perputaran ekonomi turut dirasakan di wilayah perkotaan.
Selain faktor panen, inflasi yang relatif terkendali juga menjadi penopang daya beli masyarakat. Selama harga kebutuhan pokok tidak mengalami lonjakan tajam, masyarakat dinilai masih memiliki ruang untuk meningkatkan pengeluaran konsumsi, terutama menjelang Lebaran.
Dengan kombinasi hasil panen yang baik dan stabilitas harga, Hardiwinoto optimistis daya beli masyarakat dapat tetap terjaga hingga Idulfitri. Kondisi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata menjelang Lebaran 2026.