Evakuasi Truk Tronton Terguling di Tanjakan Silayur Berlangsung Dramatis

Evakuasi Truk Tronton Terguling di Tanjakan Silayur Berlangsung Dramatis
Petugas mengevakuasi truk tronton yang terguling di tanjakan Silayur, Semarang, menggunakan alat berat crane, Rabu (22/4/2026). Proses berlangsung dramatis dan terkendala cuaca serta keterbatasan alat. (Foto: Sigit).

Semarang – Spektroom: Proses evakuasi truk tronton yang terguling di tanjakan Silayur, Kota Semarang, berlangsung dramatis dan penuh kehati-hatian, Rabu (22/4/2026).

Evakuasi tersebut bahkan sempat membuat petugas di lokasi terkejut akibat insiden tak terduga.
Saat proses pengangkatan menggunakan alat berat crane, tiang crane dua kali mematahkan ranting pohon di sepanjang boulevard.

Ranting yang jatuh nyaris mengenai petugas yang berada di bawahnya. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Petugas di lapangan harus bekerja ekstra hati-hati. Selain fokus pada proses evakuasi badan truk, mereka juga harus menangani pemindahan muatan, ditambah kondisi cuaca hujan yang membuat situasi semakin sulit.

Dari pantauan di lokasi, sejak pagi hari sebenarnya sudah terdapat truk derek yang bersiaga. Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan alat.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Rio Widiyanto, menjelaskan bahwa upaya awal evakuasi menggunakan truk derek yang dibantu satu truk tronton kosong tidak membuahkan hasil.

“Awalnya kita menggunakan truk derek, kemudian ditambah satu truk tronton kosong, namun ternyata masih belum mampu mengevakuasi,” ujarnya di lokasi kejadian, kawasan Silayur Park.

Karena itu, petugas akhirnya mendatangkan alat berat crane dari pihak rekanan untuk membantu proses evakuasi.

“Kami akhirnya mendatangkan crane karena derek dan satu tronton juga tidak cukup untuk mengangkat kendaraan tersebut,” tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa proses evakuasi berlangsung lebih lama dari target yang direncanakan, sehingga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Memang ini memakan waktu cukup lama, di luar target. Kami juga memohon maaf kepada pengguna jalan yang terdampak,” ungkapnya.

Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas terus berupaya memastikan keamanan di sekitar lokasi agar tidak terjadi insiden lanjutan, baik bagi petugas maupun pengguna jalan yang melintas.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti
ссс