FBIM dan Kalteng Expo 2026 Jadi Etalase Budaya dan Penggerak UMKM Daerah
Palangka Raya-Spektroom : Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo 2026 diproyeksikan bukan sekadar agenda perayaan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya, wisata, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Hal itu mengemuka dalam program Dialog Interaktif Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis (7/5/2026), yang menghadirkan Kepala Dinas Perindagkopum Kabupaten Kotawaringin Barat Fitriyana dan Pamong Budaya Disparbudpora Kota Palangka Raya P. Lampang Tandang.
Dalam dialog tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan kesiapan mengikuti 12 cabang lomba pada FBIM 2026. Meski beberapa kategori disesuaikan menjadi konsep parade akibat efisiensi anggaran, semangat para pelaku seni budaya tetap tinggi untuk menampilkan potensi terbaik daerah.
P. Lampang Tandang menyebut FBIM menjadi momentum penting menjaga keberlangsungan budaya sekaligus ruang regenerasi bagi generasi muda agar tetap mengenal identitas daerahnya.
Sementara itu, Fitriyana menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan UMKM melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media.
Menurutnya, produk lokal harus mampu bersaing tidak hanya dari sisi kualitas isi, tetapi juga tampilan dan standar kemasan agar lebih menarik di pasar yang lebih luas.
Transformasi digital juga menjadi perhatian utama dalam dialog tersebut. Pemanfaatan media sosial dinilai semakin penting untuk memperluas pemasaran produk UMKM sekaligus memperkenalkan destinasi wisata unggulan Kalimantan Tengah ke tingkat nasional hingga internasional.
Selain itu, pelaku usaha juga didorong mulai beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai bagian dari inovasi produk dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Melalui pelaksanaan FBIM dan Kalteng Expo 2026, diharapkan tercipta perputaran ekonomi yang lebih kuat, peningkatan daya saing UMKM, serta pelestarian seni budaya daerah yang terus hidup di tengah perkembangan zaman. (Polin-Roy)