FEB UMI Makasar Gelar Pelatihan Penyusunan laporan Anggaran Desa Berbasis Excel
Pangkep - Spektroom : Upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan desa terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Salah satunya melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Anggaran Desa Berbasis Excel yang dilaksanakan di Desa Padang Lampe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut menyasar aparatur desa, bendahara desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur kepala dusun. Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan administrasi dan penyusunan laporan keuangan desa yang lebih tertib, sistematis, transparan, dan akuntabel.
Tim PKM FEB Umi Makasar diketuai Dr. Andi Nurwanah, SE., M.Si., Ak., CA., dengan anggota Dr. Rastina Kalla, SE., M.Si. dan Muh. Arsyad, SE., M.Ak. menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan keuangan desa, khususnya terkait pemanfaatan teknologi dalam mendukung penyusunan laporan keuangan.
Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut adalah Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang disampaikan oleh Dr. Tenriwaru, SE., M.Si., Ak., CA. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya sistem informasi dalam mendukung proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan desa.
Dalam pemaparannya,yang dilaksanakan Senin (5/10)di Padang Lampe Pangkep, Dr. Tenriwaru menekankan bahwa pengelolaan keuangan desa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan administratif, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai akuntabilitas,transparansi,ketepatan pencatatan,serta kesesuaian antara anggaran dan realitas kegiatan
Pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara tertib sejak tahap perencanaan sampai dengan pelaporan. Pemanfaatan Excel dan pemahaman terhadap Siskeudes diharapkan dapat membantu aparatur desa dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan secara lebih sistematis, jelas Dr. Tenriwaru,Selasa (6/10/2026)
Pelatihan juga diarahkan pada penguatan kemampuan peserta dalam menggunakan microsoft excel sebagai perangkat pendukung penyusunan dan pengolahan data keuangan desa. Peserta diberikan pemahaman dan praktik mengenai bagaimana data anggaran dan realisasi dapat diolah sehingga menghasilkan informasi keuangan yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai bahan pertanggungjawaban pemerintah desa.
Menurut tim pelaksana, keterampilan tersebut penting mengingat aparatur desa berhadapan langsung dengan berbagai aktivitas pengelolaan anggaran yang membutuhkan ketelitian dalam pencatatan dan dokumentasi.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan praktek, sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi tim PKM untuk memberikan solusi dan penjelasan berdasarkan kebutuhan peserta.
Keterlibatan BPD dan unsur kepala dusun dalam kegiatan juga dinilai penting karena tata kelola keuangan desa membutuhkan keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Pemahaman bersama mengenai anggaran, pelaksanaan kegiatan, serta pelaporan diharapkan dapat memperkuat proses pengawasan dan akuntabilitas pembangunan di tingkat desa.