Trending

Festival Bahari Kepri 2026 akan Digelar di Perairan Kota Tanjungpinang

Festival Bahari Kepri 2026 akan Digelar di Perairan Kota Tanjungpinang
Rombongan Pusteral dipimpin Komandan Kolonel Laut (P) Rully Riono dalam kunjungannya diterima oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah. (Foto: Diskominfo)

Tanjungpinang–Spektroom : Festival Bahari Kepri 2026 terungkap dalam pertemuan Komandan Pusat Teritorial TNI Angkat Laut (Dan Pusteral) Kolonel Laut (P) Dr. Rully Riono dengan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah ketika melakukan kunjungan di ruang pertemuan Walikota Tanjungpinang.

Dalam prtemuan rombongan Danpusteral, Kamis (3/9/2026) dengan jajaran Pemko Tanjungpinang membahas Persiapan Festival Bahari 2026 yang akan digelar pada 19 September 2026 di Kota Tanjungpinang, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI Angkatan Laut.

Fetival Bahari juga diisi dengan kegiatan sosial diantaranya pemeriksaan kesahatan gratis, kegiatan literasi bagi anak anak dan pembangian sembako kepada penerima manfaat yang di dukung oleh CT Arsa Foundation .

Festival Bahari akan menghadirkan sejumlah kegiatan di beberapa lokasi yaitu di kawasan Pulau Penyengat salah satu destinasi sejarah dan budaya unggulan Kota Tanjungpinang.

Sementara itu di kawasan Dompak memiliki potensi pesisir yang dapat dikembangkan untuk mendukung wisata bahari daerah, nantinya akan menampilkan atraksi Perahu Jong (perahu layar) memperkuat daya tarik wisata bahari di Kepulauan Riau.

Sedangkan di Kawasan Dekranasda Kepri Tepi laut akan menampilkan berbagai kegiatan ekonomi kreatif atau produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, Wako Lis memberikan dukungan terhadap persiapan dan pelaksanaan Festival Bahari Kepri yang akan dilaksanakan di kota Tanjungpinang.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mendukung penuh kegiatan Festival bahari ini. Tentunya Festival Bahari Kepri tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI AL, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mengangkat potensi wisata bahari yang kita miliki khususnya di kota Tanjungpinang,” ujar Wako Lis.

Dan Pusteral Kolonel Laut (P) Dr. Rully Riono dengan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan jajaran.

Wako Lis juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara maksimal. Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung dari sisi koordinasi maupun fasilitas yang diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini nantinya dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta perekonomian masyarakat. Selain itu diharapkan dapat memperkenalkan Festival Bahari Kepri secara lebih luas, sekaligus mempromosikan potensi wisata bahari Tanjungpinang dan Kepulauan Riau kepada masyarakat di tingkat nasional,” harap Wako Lis.

Panitia juga menggandeng Transmedia sebagai mitra publikasi untuk memperluas gaung kegiatan Festival Bahari  dan  memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia, sekaligus mempererat sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Berita terkait

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Banjarbaru - Spektroom: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin, mendorong pondok pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Upaya ini dilakukan dengan mengembangkan ekosistem ekonomi yang tumbuh di lingkungan pesantren agar lebih produktif dan dapat direplikasi di masyarakat sekitar. Hal itu

Junaidi, Anggoro AP
Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Ternate-Spektroom : Festival Legu Taranoate Kesultanan Ternate tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap festival tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan dengan durasi lebih panjang agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan. Festival yang menghadirkan beragam atraksi seni dan

Samin Hamudu, Bian Pamungkas