Festival GALATAMA II Kota Ternate 2026 Diharapkan Menjadi Wadah Literasi dan Kreativitas Siswa Madrasah
Ternate-Spektroom : Pelaksanaan Festival Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) II Tingkat Kota Ternate Tahun 2026 yang digelar di MTs Negeri 1 Kota Ternate, Senin (18/05/2026), diwarnai dengan suasana semangat dan antusiasme para peserta.
Festival GALATAMA ini menjadi ajang strategis dalam pengembangan bakat, kreativitas, serta penguatan budaya literasi bagi siswa-siswi madrasah se-Kota Ternate.
Ketua Panitia Sutisna Abdullatief menyampaikan bahwa Festival GALATAMA II diikuti 197 siswa dari berbagai madrasah di Kota Ternate. Para peserta berkompetisi dalam sepuluh cabang lomba, yaitu Pidato Bahasa Indonesia 11 peserta, Pidato Bahasa Arab 9 peserta, Dialog Bahasa Arab 10 peserta, Pidato Bahasa Inggris 11 peserta, Dialog Bahasa Inggris 15 peserta, Hifdzil Qur'an 35 peserta, Tilawah 19 peserta, Tartil dan Imla 31 peserta, Literasi Numerasi 31 peserta, serta Trilingual 25 peserta.
Festival GALATAMA II bertujuan meningkatkan mutu pendidikan yang berdaya saing, khususnya di bidang literasi bahasa, literasi keagamaan Islam, dan literasi numerasi, dengan tetap berlandaskan pendidikan karakter yang meliputi nilai religius, integritas, nasionalisme, kemandirian, dan gotong royong, selaras dengan implementasi Kurikulum Cinta.
Melalui kegiatan ini, seluruh madrasah juga diharapkan semakin aktif dalam memfasilitasi siswa-siswinya untuk meraih prestasi di bidang literasi bahasa, keagamaan Islam, literasi budaya, dan numerasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Salmin Abd. Kadir saat membuka Festival GALATAMA II menyampaikan bahwa pada festival ada tiga hal yaitu festival ini hendaknya menjadi ajang evaluasi bagi pengawas madrasah untuk lebih memerhatikan kualitas dan perkembangan para guru.
Kedua, ia mengajak seluruh peserta untuk tampil percaya diri, jujur, dan penuh semangat dalam setiap lomba. Ketiga, GALATAMA diharapkan menjadi motivasi sekaligus budaya positif yang terus tumbuh di lingkungan madrasah.
"Tiga hal yang saya sampaikan dapat dipegang dan dijadikan semangat dalam mengikuti semua lomba pada GALATAMA II ini," ujar H. Salmin.
Lebih lanjut, H Salmin juga mendorong agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum dapat dilibatkan dalam kegiatan serupa ke depannya, sehingga festival dapat semakin semarak sekaligus berfungsi sebagai sarana evaluasi bagi para guru PAI.
Ia juga menegaskan kepada dewan juri agar senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas dalam setiap proses penilaian, guna menghasilkan hasil lomba yang objektif dan berkeadilan.
Melalui Festival GALATAMA II Tahun 2026, diharapkan lahir generasi madrasah yang unggul, berkarakter kuat, serta memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang mumpuni dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.