Festival Sabang Merah Hari Kemerdekaan RI ke-81 Sanggau Dipadati stand UMKM
Sanggau-Spektroom : Di tengah semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, denyut ekonomi kerakyatan menjadi sorotan utama di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Ribuan warga memadati kawasan Taman Arong Belopa, Rabu (19/8/2026), saat Festival Rakyat UMKM Sabang Merah 2026 resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan daerah.
Bukan sekadar pesta rakyat, festival ini menjelma menjadi etalase besar yang mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan masyarakat, pemerintah, hingga investor potensial.
Beragam produk lokal, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga inovasi kreatif masyarakat, dipamerkan dalam puluhan stan yang berdiri di jantung kota Sanggau.
Pembukaan festival dilakukan langsung oleh Bupati Sanggau Yohanes Ontot.
Sejumlah pejabat Forkopimda turut hadir, di antaranya Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo, S.I.K., M.H., unsur TNI, Kejaksaan, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pelaku usaha dari berbagai sektor.
Sejak sore hari, kawasan pameran dipenuhi pengunjung. Anak-anak, keluarga, pelaku usaha hingga komunitas lokal larut dalam suasana yang memadukan promosi ekonomi dengan hiburan rakyat.
Di setiap sudut stan, transaksi terjadi. Produk-produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan terbatas kini mendapat panggung yang lebih luas.
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo menilai festival tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Festival ini memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
Ini merupakan langkah positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, sektor UMKM masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sehingga membutuhkan dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan pola konsumsi masyarakat, UMKM dinilai memiliki daya tahan yang kuat sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Karena itu, sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan sektor tersebut.
Sementara itu, Bupati Sanggau bersama jajaran Forkopimda tampak meninjau satu per satu stan pameran.
Mereka berdialog langsung dengan pelaku usaha, mendengar berbagai tantangan yang dihadapi, sekaligus memberikan motivasi agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.
Festival Rakyat UMKM Sabang Merah 2026 menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya diwarnai upacara dan seremoni.
Di Sanggau, semangat kemerdekaan diterjemahkan menjadi gerakan memperkuat ekonomi rakyat.
Ketika produk lokal mendapat ruang tumbuh dan masyarakat terlibat aktif, kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dalam kesejahteraan yang nyata.