Fitriyani Broadcaster RRI Makassar,raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Makassar

Fitriyani Broadcaster RRI Makassar,raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Makassar
Momen saat Fitriyani akan menerima tanda Lulus Doktor Ilmu Pendidikan .(Foto Spektroom/ yahya )

Spektroom - Mampu membagi waktu sebagai Aparat Sipil Negara ASN, Ibu Rumah Tangga dan Mahasiswa Fitriyani berhasil meraih gelar tertinggi dalam dunia pendidikan dengan predikat Cumlaude atau Pujian. Fitriyani sukses menyelesaikan kuliahnya dalam bidang ilmu pendidikan di depan Gelar Sidang uji kompetensi Promosi Doktor dipimpin Prof Dr Wahira MPd.

Dengan Penguji External Prof Dr Firdaus Muhammad, Penguji Internal Prof Dr.Abdullah Sinring MPd dan Prof Dr.Aryani yang di gelar Kamis (29/1/2026 ) di Kampus UNM A.P.Pettarani Makassar.

Tidak terlepas dari tangan dingin bimbingan Promotor Utama Prof Dr.Muhammad Rais M.P.,M.T.,Co Promotor 1 Dr.Rusnayadi S.Pd.,M.Pd dan Co.Promotor 2 Dr.Abdul Hakim M.S.i.Promovenda Fitriyani yang dalam disertasinya mengulas " Pengembangan konten Siaran Radio dalam mencegah perilaku Bullying pada masyarakat lorong " mengungkapkan kalau ulasannya relevan dengan peningkatan literasi masyarakat yang berfokus pada pengembangan konten media sebagai alat untuk mencegah prilaku bullying.

Dijelaskan penelitian ini memiliki relevansi yang sangat tinggi dengan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter dan literasi melalui media massa.

Fitriyani yang menjadi Alumni Doktor pendidikan ke 326, juga mengungkapkan pihaknya meneliti bagaimana siaran radio dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyebarkan informasi serta mencegah prilaku bullying yang menjadi masalah serius dikalangan generasi muda.

Penelitian ini tambah Fitriyani tidak hanya berfokus pada teori,tetapi juga memberikan solusi praktis untuk meningkatkan peran media dalam pendidikan dan literasi masyarakat,yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merancang konten media yang lebih berfokus pada pencegahan kekerasan,serta meningkatkan kemampuan literasi masyarakat dalam menyikapi issu-issu sosial seperti bullying

Berita terkait

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring

Sawahlunto-Spektroom : Kabut yang menyelimuti wilayah Sawahlunto tidak menghentikan aktivitas belajar mengajar di madrasah. Ketika kondisi lingkungan membuat pembelajaran tatap muka perlu disesuaikan, proses pendidikan dialihkan ke sistem Belajar Dari Rumah (BDR) melalui pembelajaran daring. Namun, perubahan ruang belajar dari kelas ke layar digital tidak cukup hanya dengan membagikan materi dan

Riswan Idris, Rafles
Bukan Sekadar Baca Buku, Sawahlunto Bekali 250 Agen Literasi untuk Melawan Hoaks

Bukan Sekadar Baca Buku, Sawahlunto Bekali 250 Agen Literasi untuk Melawan Hoaks

Sawahlunto-Spektroom: Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, memperkuat kapasitas guru, pustakawan, pengelola perpustakaan dan pegiat literasi untuk menghadapi derasnya arus informasi digital. Sebanyak 250 peserta disiapkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang digelar dalam enam gelombang. Bimtek gelombang pertama dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto Afrizon

Riswan Idris, Rafles
ссс