Forkopimda Jember Musnahkan Ribuan Barang Bukti Kejahatan

Berbagai jenis barang terlarang dimusnahkan menjelang bulan suci Ramadan, mulai minuman keras, narkotika, hingga knalpot brong, dihancurkan sebagai bentuk komitmen menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.

Forkopimda Jember Musnahkan Ribuan Barang Bukti Kejahatan
Jajaran Forkopimda Jember memusnahkan barang bukti kejahatan di Jalan Sudarman, Jember. (diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember menggelar aksi pemusnahan barang bukti hasil tindak kejahatan di Jalan Sudarman, Kamis (26/2/2026). 

Berbagai jenis barang terlarang dimusnahkan menjelang bulan suci Ramadan, mulai minuman keras, narkotika, hingga knalpot brong, dihancurkan sebagai bentuk komitmen menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.

Rinciannya yakni terdiri atas 630 botol miras bermerk dan14.700 botol arak. Lalu, narkotika terdiri atas 91.000 butir okerbaya, 1008,86 gram ganja, 12,55 gram ekstasi, 978,54 gram sabu, dan 25 batang knalpot brong.

Kapolres Jember Bobby A. Condroputra mengungkapkan bahwa barang-barang yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil operasi rutin yang ditingkatkan selama sepuluh bulan terakhir. 

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan masyarakat serta hasil perburuan petugas terhadap para pelaku peredaran barang haram.

"Hari ini kami bersama jajaran Forkopimda melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras obat keras berbahaya, knalpot brong, hingga narkotika. Ini adalah hasil penindakan intensif selama 10 bulan terakhir," ujar Kapolres saat diwawancarai.

Pemusnahan ini sengaja dilakukan bertepatan dengan momen memasuki bulan Ramadan. Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus memperketat pengawasan terhadap segala aktivitas yang berpotensi mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Di antaranya, menekan potensi keributan akibat konsumsi miras, memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang yang merusak masa depan remaja, hingga menertibkan penggunaan knalpot tidak standar (brong) yang meresahkan warga.

Secara statistik, Kapolres Jember menambahkan bahwa jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. 

Kapolres menilai kenaikan ini merupakan bukti nyata dari kehadiran negara dan sinergi antarinstansi dalam memberantas peredaran barang terlarang di wilayah Jember.

"Ada sedikit peningkatan jumlah barang bukti dibandingkan tahun lalu. Kami akan terus meningkatkan intensitas penindakan. Ini adalah bukti nyata bahwa Forkopimda Jember hadir untuk memberantas peredaran barang haram dan terlarang," pungkasnya.

Dengan adanya pemusnahan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Jember dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang, aman, dan nyaman tanpa gangguan dari penyakit masyarakat.(*)

Berita terkait

Pengamanan Lebaran 2026 di Kalbar: Ketika Ribuan Personel Disiagakan Mengawal Arus Mudik

Pengamanan Lebaran 2026 di Kalbar: Ketika Ribuan Personel Disiagakan Mengawal Arus Mudik

Pontianak-Spektroom : Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, denyut aktivitas di berbagai jalur transportasi di Kalimantan Barat mulai meningkat. Terminal, pelabuhan, hingga bandara perlahan dipadati masyarakat yang bersiap pulang ke kampung halaman. Di tengah pergerakan besar ini, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Operasi Ketupat Kapuas 2026 sebagai langkah strategis

Apolonius welly, Rafles
Anggota DPRD Sumbar Irwan Zuldani, Sosialisasikan Perda Trantibum Kepada Masyarakat

Anggota DPRD Sumbar Irwan Zuldani, Sosialisasikan Perda Trantibum Kepada Masyarakat

Padang-Spektroom : Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Irwan Zuldani melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 5 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. "Kami perlu mensosialisasikan Perda ini agar masyarakat tahu. Sebab, kami juga ingin melihat bagaimana pelaksanaannya di lapangan," ungkapnya dihadapan puluhan masyarakat Kuranji dan Koto

Rafles
Kadis Kominfotik Sumbar Sampaikan Permohonan Maaf, Pelantikan Komisioner KPID akan Dilaksanakan pada 16 Maret Mendatang

Kadis Kominfotik Sumbar Sampaikan Permohonan Maaf, Pelantikan Komisioner KPID akan Dilaksanakan pada 16 Maret Mendatang

Padang-Spektroom : Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Sumatera Barat (Kadis Kominfotik Prov. Sumbar), Rudy Rinaldy menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan terkait penjadwalan pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar yang sempat tertunda. Ia kemudian memastikan, pelantikan komisioner KPID Sumbar periode 2026–2029 akan dilaksanakan pada Senin, 16 Maret

Rafles