Gantala Jarang Makanan Khas Turatea Jeneponto

Reporter: M. Yahya Patta

Gantala Jarang Makanan Khas Turatea Jeneponto
Foto Koleksi Daeng Runrung Parasangang Beru Turatea Jeneponto

Spektroom - Gantala Jarang merupakan makanan khas masyarakat Turatea Jeneponto bahannya dari daging kuda  dimasak dengan menggunakan drum bekas. Daging kuda yang direbus biasanya berjam-jam lamanya, bumbunya hanya garam kasar dan bumbu lainnya dari akar kayu sehingga enak dan gurih rasanya. Gantala Jarang selalu siap disajikan pada setiap hajatan baik pernikahan, sunatan termasuk peringatan atau even lomba, sehingga makanan khas ini identik dengan Kabupaten Jeneponto.

Gantala Jarang yang siap dihidangkan

Daeng Ali salah seorang penjual gantala jarang  di pasar Tolo Kecamatan Kelara Jeneponto mengatakan pihaknya menjual 35 Ribu Rupiah satu porsi, bisa menghabiskan daging dari satu ekor kuda yang sudah disembelih. Diakui oleh Daeng Ali, gantala jarang meski bumbunya sedikit namun rasanya lezat dan diyakini menambah Immun.

Berita terkait

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Disnaker Jember: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Keberlangsungan Perusahaan

Jember – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan perlindungan pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Keseimbangan antara hak pekerja dan kepastian bagi perusahaan dinilai menjadi kunci membangun hubungan industrial yang sehat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., dalam Customer Gathering BPJS Ketenagakerjaan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
ссс