Gawai Bisa Cetus Mata Minus bahkan Silinder pada Anak

Gawai Bisa Cetus Mata Minus bahkan Silinder pada Anak
Seorang pelajar sdn sedang dilakukan pemeriksaan mata , foto diskominfo depokdepok, kamis (30/7/2026)

Depok - Spektroom: Gangguan penglihatan mulai banyak ditemukan pada siswa sekolah dasar (SD) di Kota Depok. Bahkan, dalam kegiatan pemeriksaan mata gratis yang digelar Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok di SDN Tapos 4, terdeteksi ada siswa dengan mata minus hingga 3 dan sejumlah lainnya mengalami silinder.

Penggunaan perangkat elektronik seperti gawai menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian. Salah satu faktor yang cukup besar pada generasi sekarang adalah paparan dari perangkat elektronik seperti handphone dan televisi," ungkap Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Depok, Muchamad Zakky Fauzan kepada, kamis (30/7/2026).

"Peran orang tua untuk lebih aktif mengawasi penggunaan gawai di rumah sangat diperlukan. Pembatasan waktu penggunaan perangkat elektronik juga dibutuhkan agar kesehatan mata anak tetap terjaga," Kata Muchmad Zacky Fauzan

Ternyata dampaknya cukup besar. Anak SD saja sudah banyak yang mengalami minus, bahkan ada juga yang terdeteksi silinder, menilai kemampuan melihat dengan jelas membantu siswa menyerap materi pelajaran secara optimal, sehingga berdampak pada hasil belajar mereka.

Disdik Kota Depok, juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang ingin berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun kegiatan sosial lainnya di bidang pendidikan.

"Yang terdeteksi mengalami gangguan penglihatan, baik minus maupun plus, mendapatkan lensa dan frame kacamata secara gratis. Semuanya ditanggung oleh PGI dan Yayasan Amal Mata Indonesia," kata Ketua Persatuan Golf Indonesia Hamzah.

Penyerahan kacamata dilakukan secara simbolis pada 11 Agustus 2026 bertepatan dengan rangkaian Turnamen Golf Wali Kota Cup di Emeralda Golf dan direncanakan diserahkan langsung oleh Wali Kota Depok.

Kegiatan sosial ini telah dimulai di SMP dan SMK Karya Putra Bangsa, kemudian berlanjut di SDN Tapos 4 dan diteruskan ke SDN Tapos 5 pada pekan berikutnya pada pekan depan

Sekolah negeri tidak diperbolehkan memungut biaya dari orang tua maupun peserta didik. Karena itu kami sangat berharap perusahaan, maupun pihak lain dapat membantu pelaksanaan kegiatan di sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,

Berita terkait

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto. Program ATENSI

Riswan Idris, Rafles