Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ Berkah Bagi UMKM Kabupaten Jember

Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ Berkah Bagi UMKM Kabupaten Jember
Pelaku UMKM Maya di Venue Lomba cabang tafsir bahasa Indonesia dan Inggris halaman Kodim 0824 Jember (Budi S)

Spektroom - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang syiar Al-Qur’an, namun juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember.

Disperindag Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan pelaku usaha menyiapkan fasilitas khusus di setiap venue perlombaan untuk memasarkan produk UMKM, terutama olahan pangan lokal. Stand-stand UMKM itu tampak ramai diserbu pengunjung, mulai dari kafilah peserta, dewan hakim, panitia, hingga masyarakat umum yang ikut menyaksikan jalannya perlombaan.

UMKM di Venue Lomba cabang Qiro'at Murottalah remaja dan dewasa di kantor Dispendik Jember (Foto Budi S)

Maya (48), warga kecamatan Patrang, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Ia menjual aneka camilan dan minuman di halaman Kodim 0824 Jember venue lomba cabang Tafsir bahasa Indonesia dan Inggris. “Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari dagangan ini. Berkah sekali ada MTQ di Jember,” ujarnya dengan senyum.

Menurutnya, momentum MTQ menghadirkan ribuan orang dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi peluang besar bagi pelaku usaha kecil. “Biasanya saya jualan hanya di pasar mingguan. Tapi sekarang bisa bertemu banyak pembeli baru dari luar daerah. Ini luar biasa,” tambahnya.

Produk-produk yang dipasarkan pun beragam, mulai dari makanan olahan khas Jember seperti tape, proll tape, suwar-suwir, hingga kerajinan tangan dan batik lokal. Kehadiran UMKM membuat suasana perlombaan lebih hidup, karena pengunjung bisa sekaligus membawa pulang oleh-oleh khas Bumi Pandhalungan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pelaku UMKM, pelaksanaan MTQ ke XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan lomba, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat.(Budi S)

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti
ссс