Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Hari Ketiga 3 Nelayan Hilang di Pantai Paseban Jember

Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Hari Ketiga 3 Nelayan Hilang di Pantai Paseban Jember
Pencarian 3 nelayan yang hilang hari ketiga dihentikan, Jumat (21/08/2026) (Foto BPBD Jember)

Jember-Spektroom : Tim SAR gabungan melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Relawan Barat Daya, Relawan Kencong, Polairud Polres Jember, serta masyarakat melakukan pencarian 3 nelayan hilang di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat (21/08/2026).

Sebelumnya operasi SAR hari kedua dihentikan sementara pada Kamis (20/08/2026) pukul 17.00 WIB dengan hasil nihil. Tim gabungan selanjutnya kembali melakukan pencarian pada Jumat (21/08/2026).

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, kepada sejumlah media, Jumat (21/08/2026) menjelaskan, berdasarkan laporan anggotanya, kejadian bermula pada Selasa (18/08/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kapal jenis jaring bernama "Pantes" berangkat dari Pelabuhan Perikanan Puger menuju perairan Meleman untuk mencari ikan. Kapal tersebut dipimpin oleh nakhoda Samino beserta empat Anak Buah Kapal (ABK).

Pencarian 3 nelayan hilang di pantai Paseban Jember Jawa Timur (Foto BPBD Jember)

Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Rabu (19/08/2026) saat perjalanan pulang, kapal menepi di perairan Paseban karena melihat cahaya yang dikira perahu nelayan lain. Namun, saat menepi, perahu dihantam ombak dari sebelah kanan.

"Akibatnya, lambung kanan bocor dan perahu terbalik saat berada di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong," ungkapnya.

Menurut Edy, korban atas nama Sahwiyanto ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, Samino yang merupakan nakhoda ditemukan selamat dan saat ini sudah berkumpul kembali bersama keluarganya.

"Hari ini Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap tiga korban lain yang dinyatakan hilang. Ketiganya merupakan warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, yaitu Mujai (58), Moh. Sholihin (34), dan Samsul (45)," jelasnya. Jumat (21/08/2026)

Pencarian 3 nelayan yang hilang di pantai Paseban Jember Jawa Timur (Foto BPBD Jember)

Edy menambahkan bahwa operasi SAR dimulai pada Kamis. BPBD Jember telah berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember dan Tim Relawan Kencong. Operasi pencarian dikerahkan di sekitar perairan Pantai Paseban, kecamatan Kencong, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sementara Iwan Mujiartono, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, mengatakan tim gabungan telah melakukan pencarian melalui beberapa metode untuk memperluas jangkauan operasi.

Menurut Iwan Mujiartono, Tiga nelayan yang masih dalam pencarian masing-masing Mujai (58), Moh. Sholihin (34), dan Samsul (45). Ketiganya merupakan warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Sementara satu korban yakni Sahwiyanto (46), warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Satu korban lainnya, Samino (65), warga Desa Puger Wetan, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” jelasnya.

Tim SAR dihadapkan kendala ombak tinggi dan angin kencang. Ketinggian ombak Pantai Selatan Jember antara 1 - 1,5 meter, dengan kecepatan angin 5 - 10 knot.

"Karena angin cukup kuat mengarah ke barat, maka kami juga sudah infokan kepada pihak di Kabupaten Lumajang dan Malang," ungkapnya.

Operasi SAR dihentikan sementara pukul 17.00 WIB dengan hasil nihil. Pencarian akan kembali dilanjutkan Sabtu 22 Agustus 2026 dengan melibatkan BPBD Jember, Basarnas, Polairud Polres Jember, TNI AL Pos Jember, relawan, mahasiswa magang, dan masyarakat,” pungkasnya. (budi).

Berita terkait

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Semangat Kebersamaan di Kota Depok

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Semangat Kebersamaan di Kota Depok

Depok-Spektroom : Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengajak masyarakat menjadikan pengajian bulanan Al-Hikam sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, sekaligus mensyukuri kemerdekaan Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-81. Pesan tersebut disampaikan Chandra dalam kegiatan pengajian bulanan Al-Hikam yang diisi tausiah oleh mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr.

Wismo Basuki, Julianto
Sekolah Rakyat Di Jasinga Pemkab Bogor Resmi Mulai Ditandai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Sekolah Rakyat Di Jasinga Pemkab Bogor Resmi Mulai Ditandai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Bogor-Spektroom : Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Bogor di Kecamatan Jasinga, resmi memulai kegiatan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Jumat (21/8/2026) Apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya

Asmari, Julianto