Trending

Gerak Cepat Polisi, Pelaku Pembacokan di Liang Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Gerak Cepat Polisi, Pelaku Pembacokan di Liang Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Korban penganiayaan menjalani perawatan di RSUD Dr. Ishak Umarella Tulehu. (Foto: Polresta Ambon)

Ambon-Spektroom : Kesigapan jajaran Polsek Salahutu kembali membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah terjadi kasus pembacokan di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian.

Keberhasilan ini menambah catatan positif Polsek Salahutu di bawah kepemimpinan Kapolsek Salahutu AKP Aris, S.Sos, yang terus mendorong personelnya untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum setempat.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay menjelaskan, peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam itu terjadi pada Kamis 11 Juni 2026, sekitar pukul 01.15 WIT di RT 10 Negeri Liang, tepatnya di kawasan Kompleks Genvrus.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Iptu Janet Luhukay.

Korban diketahui bernama Arifin Samual, warga Negeri Liang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok pada jari telunjuk tangan kanan dan pergelangan tangan kiri.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian korban sedang tertidur di depan sebuah pangkas rambut. Tiba-tiba pelaku datang dari arah pantai dan langsung menyerang korban menggunakan sebilah parang sebelum melarikan diri.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Pos Polisi Liang yang dipimpin Kanit Samapta Polsek Salahutu bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, mengumpulkan keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Upaya penyelidikan yang dilakukan secara intensif membuahkan hasil. Hanya sekitar sembilan jam setelah kejadian, tepatnya pukul 10.00 WIT, pelaku berhasil diamankan petugas.

"Pelaku sudah kami tangkap. Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIT dan sekitar pukul 10.00 WIT pelaku berhasil diamankan," ungkap Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Janet Luhukay, Jum'at (12/6/2026).

Keberhasilan pengungkapan kasus dalam waktu singkat ini menjadi bukti komitmen Polsek Salahutu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Di bawah kepemimpinan AKP Aris, S.Sos, jajaran Polsek Salahutu dinilai konsisten menunjukkan respons cepat terhadap berbagai gangguan kamtibmas, termasuk pengungkapan tindak pidana yang meresahkan warga.

Sementara itu, korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Ishak Umarella Tulehu sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bakti Rahayu untuk penanganan medis lebih lanjut. Kondisi korban dilaporkan dalam keadaan sadar.

Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan pembacokan. Hingga kini, situasi keamanan di Negeri Liang tetap aman dan kondusif, sementara proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap secara lengkap latar belakang kejadian tersebut. (EM)

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP