Goyang Jeddah ! Perawat Indonesia Kenalkan Tradisi Nusantara di Pentas Dunia

Goyang Jeddah ! Perawat Indonesia Kenalkan Tradisi Nusantara di Pentas Dunia
Perawat Indonedia menjadi " duta budaya " di Jeddah ( Foto KJRI Jeddah)

Jakarta - Spektroom : Ruang Dr. Sulaiman Al Habib Hospital Al Fayhaa, Jeddah, mendadak riuh dan penuh warna. pada malam pekan ke tiga Agustus 2026. Di antara hilir mudik seragam medis yang biasa mendominasi rumah sakit tersebut, aroma kuliner khas Nusantara dan gemerlap kain tradisional Indonesia justru mencuri perhatian dunia.

Para perawat asal Indonesia yang sehari-hari bergelut dengan jarum suntik dan perawatan pasien, bertransformasi menjadi "duta budaya". Mereka tampil memukau dalam ajang Nurses’ Cultural Diversity Night 2026.

Merawat Pasien, Merawat Tradisi

Tidak sekadar hadir, delegasi perawat Indonesia tampil totalitas Mereka memperkenalkan kekayaan Nusantara lewat tiga lini utama:

Gerak Tari Tradisional: Menyuguhkan keluwesan gerak tari yang memikat mata para penonton internasional.

( Foto KJRI Jeddah)

Peragaan Busana: Menampilkan keanggunan pakaian adat dan kain tenun/batik yang sarat akan makna historis.

( Foto KJRI Jeddah)

Sajian Kuliner:  Memanjakan lidah para peserta dengan cita rasa autentik bumbu khas Indonesia.

( Foto KJRI Jeddah)

Interaksi ini menciptakan ruang diplomasi budaya yang cair. Di sela-sela obrolan profesional medis, para perawat dari berbagai kebangsaan justru sibuk bertukar cerita tentang tradisi, mencicipi makanan, dan mengagumi kain Nusantara.

Dukungan Penuh dan Citra Positif di Arab Saudi

Kemeriahan ini juga dihadiri langsung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah yang hadir sebagai tamu kehormatan. Kehadiran perwakilan pemerintah ini menjadi suntikan semangat bagi para WNI yang sedang berjuang di ranah profesional luar negeri.

KJRI Jeddah menilai, aksi para perawat ini memiliki dampak yang luar biasa. Keterlibatan aktif dalam kegiatan lintas budaya seperti ini terbukti efektif membangun citra positif masyarakat Indonesia di mata publik Arab Saudi. Indonesia tidak hanya dikenal dengan etos kerja perawatnya yang ramah dan profesional, tetapi juga kekayaan budayanya yang mengagumkan. Dukungan Penuh dan Citra Positif

Diplomasi di Ruang Profesional

Partisipasi aktif para WNI dalam kegiatan lintas budaya seperti ini tidak hanya mengenalkan kekayaan Nusantara, tetapi juga menunjukkan bahwa pekerja kita memiliki nilai lebih, kreatif, dan mampu membaur dengan baik di lingkungan internasional,

Apa yang dilakukan oleh komunitas perawat di Jeddah ini menjadi bukti nyata bahwa promosi budaya tidak harus selalu lewat jalur formal kenegaraan atau festival pariwisata besar.

Melalui dedikasi di ruang perawatan dan semangat di panggung budaya, para perawat Indonesia di Jeddah ini telah bertransformasi menjadi 'diplomat budaya' yang sesungguhnya. Mereka merawat pasien sekaligus merawat rasa bangga terhadap tanah air.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti