Gubenur Kepri Terima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia
Tanjungpinang-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Palestina memperkuat hubungan persahabatan melalui kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Mr. Abdalfatah A. K. Al Sattari kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Momentum Kunjungan Kehormatan tersebut dilangsungkan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (15/7/2026) menunjukan hubungan Indonesia dengan Palestina terjalin erat sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Gubernur Ansar dalam sambutannya, mengingatkan Palestina menjadi salah satu pihak pertama yang memberikan pengakuan secara de facto terhadap kemerdekaan Republik Indonesia melalui dukungan Mufti Besar Palestina Syekh Muhammad Amin Al-Husaini bersama Muhammad Ali Taher pada 6 September 1944.
“Hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Palestina telah terukir indah dalam lembaran sejarah. Hingga hari ini, kita terus mengikuti perkembangan kondisi saudara-saudara kita di Palestina. Perjuangan Palestina adalah simbol ketegaran kemanusiaan yang mengetuk hati kita semua,” ujar Ansar.
Menurut Ansar, Palestina memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya dari sisi kemanusiaan, tetapi juga bagi umat Islam. Palestina merupakan negeri para nabi dan tempat berdirinya Masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam sekaligus situs suci ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi.

Ia menegaskan masyarakat Kepri akan terus memberikan dukungan moral maupun kemanusiaan kepada rakyat Palestina melalui berbagai aksi solidaritas yang selama ini digalang oleh pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat.
“Aksi kemanusiaan masyarakat Kepri untuk Palestina menjadi wujud nyata cinta, empati, dan tanggung jawab kemanusiaan kami dalam meringankan beban saudara-saudara di Palestina,” katanya.
Ansar berharap kunjungan Duta Besar Palestina dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang sekaligus semakin memperkuat hubungan persahabatan antara kedua belah pihak.
“Kami berharap kunjungan ini membawa pesan kuat kepada dunia internasional bahwa pemerintah dan masyarakat Kepulauan Riau akan selalu konsisten menyuarakan perdamaian dunia serta mendukung hak kemerdekaan penuh bagi bangsa Palestina,” tegasnya.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A. K. Al Sattari mengaku merasa seperti berada di rumah sendiri selama berada di Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau.
Ia mengapresiasi sambutan hangat pemerintah dan masyarakat Kepri serta menilai masyarakat Indonesia memiliki kepedulian dan solidaritas yang tinggi terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Menurut dia, rakyat Palestina masih menghadapi penderitaan akibat konflik berkepanjangan, namun tetap meyakini bahwa kemerdekaan akan terwujud.
“Terimalah saya sebagai saudara kalian. Kami akan terus belajar dari Indonesia, bangsa yang penuh keramahan dan persaudaraan,” katanya.
“Kami yakin Palestina akan merdeka. Kami percaya Masjidil Aqsa akan kembali bebas dan suatu hari nanti kita semua dapat melaksanakan salat di Masjidil Aqsa dalam suasana damai,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persaudaraan dengan rakyat Palestina dan menganggap dirinya sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.
“Terimalah saya sebagai saudara kalian. Kami akan terus belajar dari Indonesia, bangsa yang penuh keramahan dan persaudaraan,” tuturnya.