Gubernur Jatim Borong Langsung Hasil Panen Lumajang di Pasar Ranuyoso

Kehadiran Ibu Gubernur sangat berarti, bukan hanya memberi semangat pedagang, tetapi juga memperkuat branding Lumajang sebagai Kota Pisang.

Gubernur Jatim Borong Langsung Hasil Panen Lumajang di Pasar Ranuyoso
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memborong Pisang Agung dan buah khas Lumajang di Pasar Buah Ranuyoso Lumajang. (Foto : Dok. Biro Adpim Setda Prov Jatim)

Spektroom – Pisang Agung telah menjadi primadona kabupaten Lumajang, dan karenanya pula Lumajang mendapat julukan sebagai Kota Pisang. Produksinya yang cukup melimpah membuatnya tak heran jika Pisang Agung telah menjadikan dirinya sebagai ikon pertanian Lumajang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menegaskan bahwa dukungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjadi penguatan penting bagi branding Lumajang sebagai Kota Pisang. Menurut Retno, kehadiran Gubernur yang memborong Pisang Agung dan buah khas Lumajang di Pasar Buah Ranuyoso, Senin lalu, bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi bentuk nyata keberpihakan terhadap pedagang kecil sekaligus dorongan bagi Lumajang untuk mengangkat kembali kejayaannya sebagai pusat pisang unggulan nasional.

“Kehadiran Ibu Gubernur sangat berarti, bukan hanya memberi semangat pedagang, tetapi juga memperkuat branding Lumajang sebagai Kota Pisang. Dukungan ini akan mendorong kami menjaga kualitas dan memperluas pasar Pisang Agung,” kata Retno saat dikonfirmasi, Kamis (18/9/2025), dilansir dari laman Diskominfo Lumajang.

Ia menjelaskan, Lumajang memiliki berbagai varietas pisang unggulan yang telah dilepas Kementerian Pertanian, seperti Pisang Agung Semeru, Pisang Agung Talun, dan Pisang Mas Kirana. Di antaranya, Pisang Agung memiliki karakteristik khas yakni tahan lama, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh maupun produk turunan seperti keripik.

Retno menambahkan, pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan FAO dan program HDDAP Bank Dunia untuk meningkatkan kualitas produksi serta memperluas sektor pengembangan Pisang Agung. “Harapannya, Pisang Agung Lumajang bisa semakin berjaya, bahkan masuk pasar ekspor,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Gubernur Khofifah dalam kunjungannya Senin (15/9/2025) lalu, menyampaikan bahwa Pisang Agung Lumajang memiliki rasa khas dan daya tahan yang membuatnya ideal sebagai oleh-oleh. Ia pun menegaskan pentingnya membeli langsung dari pedagang kecil sebagai bentuk dukungan ekonomi rakyat. (*)

Berita terkait

Polda Maluku Ungkap Delapan Kasus Pencurian dan Curanmor dalam Dua Bulan, Sebelas Tersangka Diamankan

Polda Maluku Ungkap Delapan Kasus Pencurian dan Curanmor dalam Dua Bulan, Sebelas Tersangka Diamankan

Ambon-Spektroom: Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku bersama jajaran Satreskrim Polresta Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat dengan mengungkap delapan kasus pencurian dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepanjang periode Mei hingga Juni 2026. Sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan dalam pengungkapan tersebut. Para tersangka terdiri dari pelaku dewasa

Eva Moenandar, Anggoro AP