Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Dedie Tri Hariyadi Sebagai Kajati Sumbar yang Baru

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Dedie Tri Hariyadi Sebagai Kajati Sumbar yang Baru
Gubernur Mahyeldi bersama Forkopimda menyambut kedatangan Kajati Sumbar yang baru di Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: Adpim Sumbar)

Padang Pariaman-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar yang baru, Dedie Tri Hariyadi, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Senin (4/5/2026). Kedatangannya ini, sekaligus menandai dimulainya tugas Dedie sebagai Kajati Sumbar menggantikan Muhibuddin yang kini menjabat sebagai Kajati Sumatera Utara.

Dedie datang dengan rekam jejak kuat di Kejaksaan Agung. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumbar, ia menjabat sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Dalam penyambutan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi oleh seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan OPD di lingkup Pemprov Sumbar, serta jajaran Kejaksaan Tinggi Sumbar. Gubernur mengatakan penyambutan ini merupakan bentuk harmonisasi dan saling menghargai antar unsur Forkopimda di Provinsi Sumbar.

“Selamat datang di Ranah Minang, Pak Kajati. Semoga kita bisa saling bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Dedie Tri Hariyadi mengatakan jabatan yang kini diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang menyangkut integritas institusi.

“Ini bukan hanya jabatan, tetapi amanah untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Dedie.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pembenahan internal Kejaksaan secara menyeluruh. Menurutnya, tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks dan membutuhkan langkah yang lebih progresif.

“Pembenahan dan penguatan institusi harus dilakukan secara serius agar Kejaksaan semakin responsif dan dipercaya publik,” ujarnya.

Dedie memastikan, di bawah kepemimpinannya, Kejati Sumbar akan bergerak lebih adaptif dan terbuka terhadap perubahan, guna menghadirkan pelayanan hukum yang lebih berkualitas bagi masyarakat. (RRE/adpsb/cen/bud)

Berita terkait

Polres Kepulauan Selayar Perketat Pengawasan Pelabuhan, Antisipasi Kecelakaan Laut di Tengah Cuaca Buruk

Polres Kepulauan Selayar Perketat Pengawasan Pelabuhan, Antisipasi Kecelakaan Laut di Tengah Cuaca Buruk

Kep. Selayar – Spektroom : Polres Kepulauan Selayar memperketat pengawasan aktivitas bongkar muat kapal dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai langkah antisipasi mencegah kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat. Pengawasan dilakukan melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) di Pelabuhan Benteng terhadap

Yahya Patta, Buang Supeno
Merah Putih Berkibar di Pamekasan, Warga Kampung Selatan Sungai Gotong Royong Percantik Lingkungan Sambut HUT RI ke-81

Merah Putih Berkibar di Pamekasan, Warga Kampung Selatan Sungai Gotong Royong Percantik Lingkungan Sambut HUT RI ke-81

Pamekasan - Spektroom: Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa di berbagai daerah, termasuk di Kampung Selatan Sungai, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Warga setempat bergotong royong mempercantik lingkungan dengan menghias gapura, memasang bendera Merah Putih, serta aneka ornamen bernuansa kemerdekaan. Sejak beberapa

Abdul Latif Zulkarnain, Buang Supeno
Jateng Dijuluki 'Minimarket' Bencana, Wagub Ajak Kampus Ciptakan Inovasi Mitigasi

Jateng Dijuluki 'Minimarket' Bencana, Wagub Ajak Kampus Ciptakan Inovasi Mitigasi

Kudus-Spektroom: Jawa Tengah memiliki hampir seluruh potensi ancaman bencana, mulai dari bencana hidrometeorologi, geologis, banjir, tanah longsor hingga letusan gunung api. Kondisi itu membuat provinsi ini kerap disebut sebagai "minimarket" bencana, sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor dalam upaya mitigasi. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
ссс