Gubernur Maluku Buka MTQ XXXI, Serukan Lahirnya Generasi Qur’ani untuk Bangun Maluku yang Damai dan Berdaya Saing

Gubernur Maluku Buka MTQ XXXI, Serukan Lahirnya Generasi Qur’ani untuk Bangun Maluku yang Damai dan Berdaya Saing
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon. ( foto: EM)

Ambon - Spektroom : Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon, Senin (22/6/2026).

Pembukaan ajang keagamaan terbesar di Maluku tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan mental-spiritual masyarakat sekaligus menyiapkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, harmonis, dan berdaya saing.


Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan instrumen strategis untuk membangun karakter bangsa dan memperkuat fondasi moral masyarakat.


“Pelaksanaan event-event keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Qur'an mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa. Karena masalah moral akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini,” tegas Lewerissa.


Menurutnya, penyelenggaraan MTQ harus mampu melampaui aspek seremonial dengan menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dan dilombakan harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang damai, toleran, dan penuh kebajikan.


“Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia selain dilombakan melalui MTQ ini, sejatinya nilai-nilai Al-Qur'an juga harus dihidupkan dan dilombakan di dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menabur kebaikan kepada semesta,” ujarnya.

Para muspida dan panitia mtq ( foto: EM) ​


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian sebagai modal utama pembangunan daerah.


“Dalam konteks ini beta ingin mengajak katong samua untuk menjadikan Maluku sebagai daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermartabat. Maluku yang aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi kebiasaan dan karakter bagi semua warga masyarakat,” katanya.


Tema MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, yakni “Mewujudkan Generasi Qur'ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae”, dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam mencetak generasi muda yang unggul tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan spiritual.


Lewerissa menekankan pentingnya mewariskan nilai-nilai positif kepada generasi penerus agar Maluku terus bergerak menuju kemajuan yang berkelanjutan.


“Janganlah kita wariskan cerita-cerita kelam, kebencian, dan kenestapaan kepada anak cucu kita, tetapi mari kita wariskan cerita-cerita sukses, cerita kemajuan, cerita damai, dan indahnya kebersamaan,” pesannya.


Ia berharap MTQ tahun ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik sekaligus generasi Qur’ani yang menjadi teladan di tengah masyarakat dan berkontribusi dalam mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan berkeadaban.


“Semoga dengan MTQ ini dapat melahirkan generasi Qur'ani, yaitu generasi yang punya kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual sebagai modal untuk membangun Maluku yang lebih maju dan berkeadaban,” harapnya.


MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku dipusatkan di Kota Ambon dan diikuti sebanyak 369 peserta dari 11 kabupaten/kota se-Maluku. Para peserta akan berkompetisi dalam delapan cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qiraah Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syahril Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.


Selain menjadi ajang pembinaan keagamaan, MTQ ini juga berfungsi sebagai seleksi untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Provinsi Maluku pada MTQ Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang.


Pembukaan MTQ turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, para bupati dan wali kota se-Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua LPTQ Provinsi Maluku, serta Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku.

Berita terkait

Dinsos Ambon Evaluasi Kinerja 2026, Wali Kota Tekankan Manajemen Sehat dan Digitalisasi Bansos

Dinsos Ambon Evaluasi Kinerja 2026, Wali Kota Tekankan Manajemen Sehat dan Digitalisasi Bansos

Ambon–Spektroom: Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon menggelar Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kamari Hotel, Senin (22/6/2026), sebagai langkah untuk mengukur capaian program dan memperkuat efektivitas pelayanan sosial di daerah. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin M.Wattimena, jajaran perangkat daerah, serta

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
MES Gandeng Menara Syariah Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi Syariah Di Indonesia

MES Gandeng Menara Syariah Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi Syariah Di Indonesia

Tangerang - Spektroom :  Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia melalui sinergi antara industri takaful (asuransi syariah), koperasi, dan kolaborasi dengan dunia internasional. Menkop Ferry menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem syariah tidak hanya didasarkan pada

Nurana Diah Dhayanti