Gubernur Mirza dan Wagub Lampung Jihan Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Gubernur Mirza dan Wagub  Lampung Jihan Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026
Foto Capture YouTube Kemendagri

Spektroom - Presiden Prabowo Subianto membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, (2/2/2026).

Rakornas tersebut dihadiri oleh 4.011 peserta yang terdiri dari pejabat kementerian dan lembaga, pimpinan lembaga negara, unsur TNI dan Polri, hingga para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Unsur Pemerintah Daerah sebanyak 1.013 terdiri Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, Wakil Wali Kota, termasuk Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Chalim.

Kemudian Ketua DPRD Provinsi, Ketua DPR Aceh, Ketua DPR Papua, dan Ketua DPRD, DPRK, Kabupaten Kota, jajaran TNI yaitu Pangdam, dan Rem, dan Koda Eral, dan Lantamal, dan Lanut, Pangko, Angkatan Udara, Dandim, dan Lanal sebanyak 486 orang.

Selanjutnya jajaran Polri, Kapolda, Kapolri sebanyak 480 orang serta jajaran Kejaksaan Republik Indonesia, Kajati dan Kajari sebanyak 425 orang.

M.Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri (Foto Capture YouTube Kemendagri).

Dalam laporannya Mentri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Rakornas sejatinya direncanakan berlangsung pada awal Januari 2026 sesuai arahan Presiden. Namun, karena padatnya agenda kenegaraan, pelaksanaannya baru dapat direalisasikan hari ini.

audio-thumbnail
Voice Tito Rakornas
0:00
/130.521

Tahun 2026 ini, lanjut Tito juga merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang merupakan penjabaran dari visi Astacita Presiden.

"Dalam masa satu tahun pertama yang lalu telah banyak keberhasilan yang dicapai sebagaimana telah kita saksikan dan dipublikasikan di publik maupun media. Keberhasilan akan dapat dioptimalkan di tahun 2026 dengan kesamaan gerak langkah pusat dan daerah" ujar Mendagri.

Untuk menciptakan kesamaan tersebut, maka diselenggarakan acara RAKOR Nasional ini dengan tema Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Menurut Tito, Rakornas ini dilaksanakan dengan penjelasan program strategis Presiden oleh sejumlah narasumber. Terdiri dari tiga sesi, sesi pertama Menko Bidang Perekonomian kemudian Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Kepala Danantara dengan Topik Program Presiden dalam bidang kebijakan ekonomi, investasi, dan energi.

Kemudian sesi kedua Menko Bidang Pangan oleh Menteri Pertanian sebagai Kepala Bapanas, Menteri Kelautan Perikanan, Kepala Badan Gizi Nasional dengan topik Program Strategis Presiden Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Swasembada Pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, dan Program Makan Bergizi Gratis.

"Selanjutnya sesi terakhir atau sesi ketiga tentang Penegakkan Hukum diisi oleh Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Ketua KPK dengan topik Peran Polri, Kejaksaan Agung, TNI, dan KPK dalam mengawal program strategis Presiden.

Prabowo Subianto - Presiden RI (Foto Capture YouTube Kemendagri).

Diforum yang sama, Dalam taklimat nya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya seluruh pimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk memahami dan mengikuti perkembangan situasi terkini secara menyeluruh.

"Kita dianggap negara yang tidak mungkin impossible nation, tapi kita harus jadi pemimpin yang tidak lugu, harus jadi pemimpin yang waspada, yang mengerti yang tahu situasi," kata Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap sejarah bangsa dan daerah yang dipimpinnya.

'Kita harus jadi pemimpin yang mengerti sejarah kita, mengerti latar belakang bangsa kita, yang mengerti sejarah nusantara sejarah daerah, yang mengerti sejarah nusantara dari Sabang sampai Merauke," jelasnya.

Menurut Presiden Prabowo, pemahaman terhadap perjalanan bangsa menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan ke depan.

"Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah mereka yang melupakan sejarah akan terbelit dalam kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu," ujarnya.(@Ng)

Berita terkait

Kementerian PU Siap Bantu Penanganan Jalan Provinsi Menuju Pining Gayo Lues Secara Bertahap

Kementerian PU Siap Bantu Penanganan Jalan Provinsi Menuju Pining Gayo Lues Secara Bertahap

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap bantu penanganan jalan provinsi menuju Pining Gayo Lues secara bertahap,  termasuk ruas jalan provinsi Blangkejeren – Kutacane yang menghubungkan wilayah Pining di Kabupaten Gayo Lues. Keterlibatan Kementerian PU pada jalan daerah merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, terutama dalam kondisi darurat pascabencana, tanpa

Nurana Diah Dhayanti
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Fokus Wujudkan Tertib Lalu Lintas  di Parepare

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Fokus Wujudkan Tertib Lalu Lintas di Parepare

Spektroom – Kepolisian Resor Parepare menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Senin (2/2/2026) di depan Mapolres Parepare. Apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dan Hari Raya

Yahya Patta, Anggoro AP