Trending

Gubernur Mirza Terima Peserta Didik Sespimti Polri Yang Akan Praktek Kerja di Lampung

Gubernur Mirza Terima Peserta Didik Sespimti Polri Yang Akan Praktek Kerja di Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal menerima Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung. (Foto Adpim Lampung).

Bandarlampung - Spektroom: Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026, menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.


Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal saat menerima  Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).


Gubernur Mirza dalam paparannya juga menegaskan bahwa posisi Lampung sejak dahulu merupakan wilayah yang sangat strategis.

Gubernur menjelaskan bahwa sejak ratusan tahun lalu, Lampung telah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan internasional, termasuk hubungan dagang dengan Tiongkok sejak era Kerajaan Sekala Brak hingga masa Laksamana Cheng Ho.


Menurutnya, keunggulan geografis Lampung sebagai penghubung Pulau Sumatera dan Jawa menjadikan daerah ini sebagai simpul distribusi utama, terutama untuk komoditas pangan.


“Sumatera sebagai pusat produksi dan Jawa sebagai pusat konsumsi menjadikan Lampung berada di posisi kunci dalam rantai pasok nasional,” ujarnya.


Gubernur Mirza juga memaparkan potensi besar Lampung di sektor pertanian dan perkebunan dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sebagian besar dimanfaatkan untuk tanaman pangan seperti padi, jagung, dan singkong.



Bahkan Lampung menjadi pengekspor kopi terbesar di Indonesia serta produsen nanas terbesar dunia, dengan kontribusi mencapai sekitar 23 persen produksi global.


Namun demikian, Mirza mengakui bahwa tantangan utama selama ini terletak pada panjangnya rantai distribusi yang tidak berpihak kepada petani dimana hal ini menyebabkan keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pelaku di hilir.



“Dulu harga gabah di tingkat petani sangat rendah, sementara di konsumen tinggi. Ketimpangan ini yang menyebabkan kemiskinan di wilayah pedesaan,” jelasnya.


Di sektor energi, Lampung juga memiliki potensi besar, terutama energi panas bumi, tenaga surya, serta bioenergi berbasis singkong. Pemerintah daerah tengah membuka berbagai hambatan investasi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.


Gubernur Mirza menegaskan bahwa kunci pembangunan ke depan adalah memastikan negara hadir dalam mengatur tata niaga dan memastikan distribusi manfaat ekonomi lebih adil.



Diforum yang sama Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri., Irjen Pol. Chuszaini Patoppoi menyampaikan bahwa kegiatan PKDN Sespimti Polri ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis dalam mendukung agenda nasional, khususnya kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.


Chuszaini menjelaskan bahwa para peserta didik telah melakukan berbagai kegiatan selama di Lampung, mulai dari kunjungan ke Pelabuhan Panjang, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan stakeholder seperti Bank Indonesia, OJK, Bulog, dan BPS, hingga peninjauan langsung ke Lapas Perempuan untuk melihat potensi UMKM warga binaan.


“Kami melihat Lampung memiliki potensi luar biasa, baik di sektor pangan maupun ekonomi kreatif. Ini menjadi bahan pembelajaran penting bagi para peserta didik dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan,” ujarnya.


Mantan Wakapolda Sulsel ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Polri dan TNI dalam mendukung program pertanian seperti penanaman jagung dan padi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.(@Ng).

Berita terkait

Kapolda mendukung Pelatihan bagi mantan penyalahgunaan Narkoba untuk pemberdayaan. Tampak Kapolda menyaksikan secara serius kegiatan Pelatihan . Foto : Bid Humas Polda Kalbar.

Kapolda Kalbar Dorong Pelatihan Kerja Mantan Penyalahguna Narkoba untuk Pemberdayaan

Pontianak-Spektroom : Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar mendorong penguatan program pelatihan keterampilan sebagai salah satu upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari program Polisi Peduli Pengangguran yang digagas Polda Kalbar. Komitmen tersebut disampaikan saat Kapolda Kalbar meninjau kegiatan pelatihan

Apolonius Welly, Rafles
Kapolres Ketapang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Pendidikan dan Akhlak

Kapolres Ketapang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Pendidikan dan Akhlak

Ketapang-Spektroom : Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menegaskan pentingnya pendidikan, pembentukan karakter, dan akhlak mulia bagi generasi muda saat memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (22/10/2026). Upacara yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Jalan Gajah Mada, Desa

Apolonius Welly, Rafles
Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Malinau – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalan di kawasan perbatasan Kalimantan dengan Malaysia sepanjang sekitar 2.300 kilometer yang melintasi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat. Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan percepatan penanganan jalan perbatasan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar konektivitas darat di sepanjang

Nurana Diah Dhayanti
Kemenkop Siapkan Ekosistem Koperasi Perkuat Ekonomi Nelayan di Pesisir

Kemenkop Siapkan Ekosistem Koperasi Perkuat Ekonomi Nelayan di Pesisir

Lampung - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) telah melakukan riset di tiga lokasi yaitu di pesisir di Indramayu, Sukabumi, dan Lampung Timur. Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Panel Barus mengatakan kehidupan masyarakatnya masih belum sejahtera.

Nurana Diah Dhayanti