Gubernur Ria Norsan Titip Pesan Stabilitas dan Perkuat Sinergi Keamanan Daerah
Pontianak-Spektroom : Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menjadi sorotan dalam acara kenal pamit yang berlangsung di Salah satu Hotel di Pontianak, Jumat (10/7/2026) malam.
Momen tersebut menandai berakhirnya masa tugas Irjen Pol Pipit Rismanto sebagai Kapolda Kalbar dan dimulainya kepemimpinan Irjen Pol Albert Teddy Benhard Sianipar.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan hadir langsung didampingi Ketua TP PKK Kalbar sekaligus Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan.
Di hadapan unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, hingga pejabat lintas instansi, Norsan menegaskan bahwa kepemimpinan Irjen Pol Pipit Rismanto telah meninggalkan fondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia.
Menurut Norsan, selama menjabat Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit berhasil membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat sehingga situasi keamanan tetap terjaga di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan pembangunan.
“Sinergi yang terbangun selama ini telah menghadirkan situasi yang aman dan kondusif. Ini menjadi modal penting bagi Kalimantan Barat untuk terus bergerak maju,” kata Norsan dalam sambutannya.
Tak hanya menjaga keamanan, Polda Kalbar di bawah kepemimpinan Pipit juga dinilai aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah, termasuk penguatan ketahanan pangan dan agenda pembangunan di berbagai wilayah.
Dalam kesempatan itu, Norsan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Irjen Pol Pipit Rismanto dan mendoakan kesuksesan dalam penugasan barunya.
Ia juga menyambut hangat kehadiran Irjen Pol Albert Teddy Benhard Sianipar sebagai Kapolda Kalbar yang baru.
“Kami percaya pengalaman dan kapasitas yang dimiliki akan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Irjen Pol Pipit Rismanto mengaku memiliki banyak kenangan dan pengalaman berharga selama bertugas di Kalimantan Barat.
Ia menilai kondusivitas daerah tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Polda Kalbar, pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.
“Semua menerima kami dengan sangat baik. Karena komunikasi yang terbangun berjalan harmonis, berbagai tugas dapat diselesaikan bersama-sama,” katanya.
Di sisi lain, Kapolda Kalbar yang baru, Irjen Pol Albert Teddy Benhard Sianipar, langsung menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun pendahulunya.
Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Albert Teddy, menjaga keamanan Kalimantan Barat tidak bisa dilakukan oleh institusi kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh pihak.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, dan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Kalimantan Barat tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan stabilitas keamanan sekaligus memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan di Kalimantan Barat yang terus berkembang.