Gubernur Tabur Bunga HUT ke-69 Kalteng, Keluarga Tjilik Riwut Harap, Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah

Gubernur Tabur Bunga HUT ke-69 Kalteng, Keluarga Tjilik Riwut Harap, Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah
Gubernur Agustiar saat tabur bunga di makam Pahlawan Tjilik Riwut setelah upacara penghormatan. (Foto: MMC Kalteng)

Palangka Raya-Spektroom: Prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung khidmat.

Kegiatan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran itu tak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi bagi keluarga para pejuang daerah yang telah berjasa membangun Kalimantan Tengah sejak awal berdiri.

Salah satu putri almarhum Tjilik Riwut pahlawan dari Kalteng, Ida Riwut, mengaku bersyukur nilai perjuangan dan sejarah para pendahulu masih terus diingat dalam momentum Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah.

“Bagi keluarga, ini bukan sekadar tabur bunga. Ini bentuk penghargaan bahwa perjuangan para pendiri Kalimantan Tengah tidak dilupakan. Kami merasa terharu karena semangat itu masih dijaga,” ujar Ida Riwut, Kamis (14/5/2026).

Ida berharap generasi muda Kalimantan Tengah tidak hanya mengenal nama para pahlawan, tetapi juga memahami perjuangan, pengorbanan, dan nilai kebangsaan yang diwariskan untuk daerah ini.

Menurutnya, semangat membangun daerah, menjaga persatuan, serta keberanian menghadapi tantangan zaman merupakan warisan penting yang harus terus hidup di tengah perkembangan era digital saat ini.

“Harapan kami, anak-anak muda Kalteng jangan jauh dari sejarahnya sendiri. Karena dari sejarah itulah lahir jati diri dan kecintaan terhadap daerah,” tuturnya.

Ida Riwut (costum kuning tengah) saat menerima kunjungan di galeri rumah Tjilik Riwut. (Foto: Polin/dok.pribadi)

Jelang HUT Kalteng dengan adanya prosesi penghormatan dan tabur bunga, keluarga besar Tjilik Riwut turut menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas penghormatan yang terus diberikan pemerintah daerah kepada para pahlawan.

Acara tabur bunga di Makam Pahlawan, Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya kembali menegaskan pentingnya menghargai jasa para pahlawan sebagai pondasi pembangunan daerah. Ia menyebut sejarah menjadi pijakan penting agar Kalimantan Tengah mampu tumbuh sebagai daerah yang maju namun tetap berakar pada nilai perjuangan dan budaya lokal.

Upacara ziarah dan tabur bunga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, para kepala perangkat daerah, veteran, hingga keluarga pejuang daerah. Prosesi berlangsung penuh penghormatan melalui peletakan karangan bunga dan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini pun menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan kemajuan ekonomi, tetapi juga menjaga ingatan kolektif atas perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar berdirinya Bumi Tambun Bungai. (Polin-WDH)

Berita terkait

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Sawahlunto–Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala hingga rumah tinggal. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati 100 tahun kelahiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Momen tersebut menjadi penghormatan atas kontribusi Ali Sadikin yang dinilai berhasil meletakkan fondasi pembangunan Jakarta melalui penguatan sektor seni, budaya, dan

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс