Hadapi Maraknya Rojali Dan Rohana Pengusaha Mal Banyak Hadirkan Promo

Hadapi Maraknya Rojali Dan Rohana Pengusaha Mal Banyak Hadirkan Promo
Ilustrasi gambar orang berbelanja di Mall ( foto: shuterstock)

Spektroom –  Pusat perbelanjaan ( Mall ) sudah sejak  tahun lalu banyak menghadirkan beragam kegiatan yang diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat juga maraknya Rojali ( rombongan jarang beli ) dan Rohana ( rombongan hanya terpesona ).

Lemahnya daya beli masyarakat sejak tahun lalu telah memicu hadirnya fenomena rojali  dan Rohana  Untuk itu, strategi utama yang dilakukan oleh pusat perbelanjaan dalam menghadapi fenomena rojali dan rohana  adalah menghadirkan berbagai kegiatan maupun program untuk membantu daya beli masyarakat.

“Sejak pasca-Idulfitri, pusat perbelanjaan telah dan akan banyak menyelenggarakan berbagai program promo belanja sampai dengan menjelang Natal dan Tahun Baru nanti,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja Jumat (25/7/2025).

Dia menuturkan, program promo belanja juga diselenggarakan sekaligus. Hal ini dilakukan mengingat tahun ini periode low season berlangsung lebih panjang lantaran Ramadan dan Idulfitri berlangsung lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

Di sisi lain, maraknya perdagangan produk melalui online dan media sosial  juga mempengaruhi perdagangan di Mall. Karena melihat dari harga, membeli secara online jauh lebih murah walapun kadang  kualitasnya kurang dari sempurna.

Pengusaha melihat pentingnya peran pemerintah untuk segera mengatasi pelemahan daya beli.  Pelemahan daya beli masyarakat telah berlangsung sejak tahun lalu. Namun, hingga saat ini, daya beli masyarakat tidak kunjung menunjukkan pemulihan. 

Oleh karenanya, diperlukan langkah cepat pemerintah untuk segera mengatasinya. Menurutnya, kondisi ini tidak bisa lagi diatasi dengan berbagai strategi yang memerlukan waktu untuk mendapatkan efek ataupun dampak positifnya. " ucapnya.

Dia mengatakan, dibutuhkan berbagai strategi yang berdampak langsung ataupun berdampak serta merta terhadap peningkatan daya beli masyarakat.

Berita terkait

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring

Kabut Tak Hentikan Aktifitas Belajar Mengajar, 16 Wali Kelas MTsN 2 Evaluasi Pembelajaran Daring

Sawahlunto-Spektroom : Kabut yang menyelimuti wilayah Sawahlunto tidak menghentikan aktivitas belajar mengajar di madrasah. Ketika kondisi lingkungan membuat pembelajaran tatap muka perlu disesuaikan, proses pendidikan dialihkan ke sistem Belajar Dari Rumah (BDR) melalui pembelajaran daring. Namun, perubahan ruang belajar dari kelas ke layar digital tidak cukup hanya dengan membagikan materi dan

Riswan Idris, Rafles
Bukan Sekadar Baca Buku, Sawahlunto Bekali 250 Agen Literasi untuk Melawan Hoaks

Bukan Sekadar Baca Buku, Sawahlunto Bekali 250 Agen Literasi untuk Melawan Hoaks

Sawahlunto-Spektroom: Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, memperkuat kapasitas guru, pustakawan, pengelola perpustakaan dan pegiat literasi untuk menghadapi derasnya arus informasi digital. Sebanyak 250 peserta disiapkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang digelar dalam enam gelombang. Bimtek gelombang pertama dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto Afrizon

Riswan Idris, Rafles
ссс