Halal Bilhalal PP RRI Makassar: Jangan Putuskan Silaturrahmi Walaupun Sudah Tidak Bekerja Bersama
Makassar-Spektroom: Persatuan Pensiunan RRI Makassar (PPRRI Makassar) melaksanakan acara Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H pada Senin, 13 April 2026 di Studio Andi Nyongki RRI Makassar dihadiri Jajaran Pengurus dan anggota PPRRI Makassar. Kepala RRI Makassar, Anom Andadari, SE bersama KBTU dan para Ketua Tim turut menghadiri acara ini.
Hadir para mantan Kepala RRI yang bermukim di Makassar, H. Muh. Asaad, yang juga Pembina PPRRI Makassar, Ketua Umum H. La Sirama, Hj. Sofrani Razak, Nawir Nawihu, H. Ferdy Kusno dan Achmad Yani Nyanggu.
Halal Bilhalal juga diisi dengan ceramah Hikmah Halal Bi Halal oleh Ustadz Dr. H. Agung Wirawan, M.Si.
Mengawali ceramahnya, Ustadz menyampaikan bahwa dia merasa dibesarkan oleh RRI dan TVRI sejak kedua lembaga masih berada di bawah Departemen Penerangan. Bahwa awal ikatan yang sangat berkesan, adalah ketika dipanggil menjadi pengisi acara Dialog Sahur di RRI Makassar, Dialog Pak Kiyai dan Dg. Naba, Ustadz ketika itu dipercaya berperan sebagai Daeng Naba menggantikan Almarhum Samsumarlin,BA yang mendampingi K.H. Bakri Wahid dalam dilaog. Di dalam bahasa Makassar, Naba itu bisa diartikan “membenarkan” sedangkan Daeng sendiri adalah gelar penghormatan. Sejak saat itu, Ustadz secara rutin mengisi acara setiap bulan Ramadhan.
Pada ceramahnya, Ustadz Agung Wirawan menyampaikan bahwa silaturrahmi tidak boleh diputuskan karena salah satu hal yang tidak disukai Allah adalah memutuskan silaturrahmi, sambil ustadz mengutip kisah Rasulullah mengaminkan tiga kali do’a Malaikat Jibril yang salah satunya tentang memutuskan silaturrahmi.
Acara Halal Bi Halal ditutup dengan saling memaafkan dalam bentuk berjabat tangan di antara semua yang hadir pada acara itu. Namun anggota PPRRI Makassar melanjutkan kegiatan dengan pengundian arisan sebagai bagian silaturrahmi bulanan anggota.