Hantavirus Dibahas di Kalteng Bicara, Masyarakat Diminta Waspada Paparan Tikus

Hantavirus Dibahas di Kalteng Bicara, Masyarakat Diminta Waspada Paparan Tikus
Tangkapan siaran TVRI Kalteng Bicara. (Foto: Bid.Humas Rumkit Bkr PKY)

Palangka Raya-Spektroom : Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya terus meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, salah satunya terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular Hantavirus melalui dialog interaktif TVRI Kalimantan Tengah dalam program Kalteng Bicara, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kepala Urusan Pengawasan Operasional Pelayanan (Kaurwasopyan) sekaligus Dokter Spesialis Paru Rumkit Bhayangkara dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM bersama Dokter IGD Rumkit Bhayangkara dr. Erick Darossi Sinulingga.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H mengatakan bahwa dialog interaktif tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Hantavirus dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.

“Hantavirus perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat,” ungkapnya.

Foto bersama presenter Novita Chandra (Foto: Bid. Humas Rumkit Bkr PKY)

Dalam dialog itu dijelaskan bahwa Hantavirus dapat menular melalui paparan urine, air liur maupun kotoran hewan pengerat seperti tikus. Karena itu masyarakat diminta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama area rumah, dapur, hingga tempat penyimpanan makanan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, sesak napas maupun keluhan lain setelah kontak dengan lingkungan yang berisiko terkontaminasi.

Melalui edukasi kesehatan lewat program Kalteng Bicara tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular demi menjaga kesehatan bersama. (Polin-Har/Adji)

Berita terkait

JASMERAH dari Negeri Bekas Penjajah: Ketika Eropa Merawat Ingatan, Kita Justru Melupakannya

JASMERAH dari Negeri Bekas Penjajah: Ketika Eropa Merawat Ingatan, Kita Justru Melupakannya

Oleh: Syafarudin Daeng Usman. Harlem Belanda-Spektroom : Di tengah derasnya arus digital yang mengubah hampir seluruh cara manusia berkomunikasi, sebuah pemandangan sederhana justru memantik renungan panjang. Di sudut-sudut kota tua di Italia, mulai dari Milan hingga Roma, masih berdiri kokoh bilik-bilik telepon koin. Benda yang bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin hanya

Apolonius Welly, Rafles
Hadiri Syukuran Gereja Toraja di Batam, Nyanyang Haris Puji Toleransi Kepri

Hadiri Syukuran Gereja Toraja di Batam, Nyanyang Haris Puji Toleransi Kepri

Batam - Spektroom : Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri perayaan Syukuran Tahunan Gereja Toraja Jemaat Batam Center di Gedung Sosialisasi Tongkonan Batam, Sabtu (8/8/2026). Dalam sambutannya, Nyanyang menyampaikan bahwa perayaan syukur tahunan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kehidupan rohani sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat

Desmawati, Heriyoko
ссс